Click To Meet Cara Baru Pilih Agen

Click To Meet Cara Baru Pilih Agen

Click To Meet adalah pendekatan yang berbeda dari FWD Life kepada para calon nasabahnya. Ini sebuah program terbaru yang diluncurkan oleh FWD Life. Program ini sebuah terobosan yang unik dan tentunya pertama di Indonesia.

Dengan Click To Meet kita dapat mengatur jadwal dengan agen pilihan sendiri, hanya dengan menggunakan smart phote alias Handphone saja. Agen-agen yang ada dalam program ini adalah orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan yang sudah teruji.

Disini nasabah dapat memilih agen hanya lewat 3 langkah yang sangat mudah.

Click To Meet

Contoh, untuk membuat janji dengan Penulis.

Setelah klik gambar di atas, maka akan keluar pilihan :

Misalnya kita pilih yang warna hijau (Saya ingin berdiskusi lebih lanjut kebutuhan asuransi dengan agen). Setelah dipilih, maka akan keluar :

Keluar pilihan Kota dimana kita berada, dan misalnya disini di pilih Jakarta Selatan. Dan akan keluar tahapan berikutnya :

Akan keluar meeting point Excelso. Sebagai informasi tambahan, FWD Life kerjasama dengan Excelso di seluruh Indonesia sebagai meeting point agen-agennya. Bahkan dengan FWD Max, kita akan mendapat discount disini. Setelah memilih salah satu tempat, maka akan keluar pilihan berikutnya :

Pilih kriteria Agen yang diinginkan, dalam hal ini penulis memiliki kriteria di atas. Dan setelah itu akan keluar foto-foto Agen yang memiliki kriteria yang sama, tinggal kita pilih gambar sesuai kriteria kita. Dan gambar penulis adalah :

Setelah memilih gambar di atas, akan keluar data agen seperti gambar dibawah ini.

Setelah itu, isilah data supaya agen dapat menghubungi Anda.

Setelah itu akan keluar data konfirmasi.

Sekarang tinggal menunggu agen Anda menghubungi. Lihat ini adalah sebuah cara yang mudah dalam memilih agen yang sesuai dengan kriteria kita.

Agen-agen yang berada di dalam Click To Meet adalah agen yang telah mengikuti pilihan khusus. Jadi diharapkan mereka semua dapat memberikan layanan prima kepada para nasabahnya.

Ayo, coba program ini dan dapatkan layanan terbaik dari FWD Life.

Silahkan coba Click To Meet melalui 3 langkah mudah dengan klik di SINI atau langsung menghubungi penulis di 08161963144 atau lihat profil penulis di SINI.

 

Mengatasi Biaya Rumah Sakit Mahal dengan FWD Sprint Health

Mengatasi Biaya Rumah Sakit Mahal dengan FWD Sprint Health

Biaya Rumah Sakit dari tahun ke tahun selalu bertambah mahal, sementara kita tidak pernah tahu kapan yang namanya penyakit itu datang. Seringkali penyakit itu datang saat kita tidak siap dengan dana yang harusnya ada. Oleh sebab itu kita perlu solusi untuk mengatasinya.

Sumber : Customer Service semua RS thn 2017

Kita lihat bagaimana mahalnya biaya rumah sakit. Dan sementara mereka umumnya meminta DP buat masuk ke perawatan. Bagaimana kalau kita tidak siap dengan biaya perawatan yang diminta.

Belum lagi biaya-biaya yang dibutuhkan ketika-kita harus mendapat tindakan operasi. Banyak tindakan operasi yang harganya sangat mahal.

Bayangkan, berapa besar biaya yang harus disiapkan apabila kita terkena sakit-sakit seperti di atas. Tentunya akan membuat kita merogoh kantong lebih dalam lagi. Ini kalau kita siap dengan uangnya, bagaimana kalau tidak. Mungkin akan pinjam, atau jual aset bahkan kalau kita cukup terkenal mungkin bisa minta sumbangan kemana-mana, tapi apakah semua ini mudah?

Untuk itu perlu ada solusi untuk mengatasinya, dan solusi yang paling murah dan mudah adalah dengan asuransi kesehatan.

Sebuah Asuransi dengan tawaran yang menarik adalah FWD Sprint Health, karena asuransi ini memiliki keuntungan sebagai berikut :

  1. Melindungi semua hobi resiko tinggi.
  2. Melindungi semua jenis olahraga.
  3. Dalam satu polis bisa buat 10 anggota
  4. Dilengkapi dengan santunan harian (Bisa kombinasi dengan BPJS). Setelah pulang bisa klaim untuk mendapat uang harian selama dirawat.
  5. Menggunakan sistem As Charge (Mengganti sesuai tagihan) – Selama menggunakan harga kamar yang sesuai
  6. Memiliki pengecualian yang sedikit (Hanya 13 pengecualian)
  7. Melindungi Pilot/penumpang No-Schedule Flight dan Awak Kapal
  8. Apabila terjadi percobaan bunuh diri dan gagal, dapat menanggung biaya pengobatannya (Polis sudah berjalan 12 bulan)
  9. Apabila kamar dengan kelas yang kita ambil penuh, maka kita bisa naik satu kelas di atas maksimal 3 hari secara GRATIS (Tidak perlu bayar selisih kamar).
  10. Kartu menggunakan sistem Swipe (Gesek)
  11. Mendapat hadiah aplikasi discount FWD Max (Informasi lebih jelas klik di SINI).
  12. Memiliki Hotline 24 jam
  13. Memiliki layanan Whatsapp 24 jam
  14. Dilengkapi dengan Perlindungan Penyakit Kritis

Untuk informasi detil bisa klik di SINI. 

Bayangkan ketika kita mengalami sakit yang harus dirawat, setelah kita menentukan RS rekanan FWD, kita tinggal datang dan tunjukkan kartu langsung kita bisa masuk dan mendapat bantuan secepatnya.

Program ini pun dilengkapi perlindungan penyakit kritis, dimana apabila terjadi resiko penyakit kritis, maka selain keluar sejumlah dana (Uang Pertanggungan Penyakit Kritis) juga akan membebaskan kewajiban membayar premi.

Kelebihan lain dari program ini adalah bisa buat satu keluarga, dan dengan Family Waiver program ini menjadi semakin menarik, karena apabila tertanggung utama (Suami) meninggal dunia, maka pemegang polis otomatis berpindah ke tertanggung tambahan (istri), sehingga perlindungan tetap berjalan tanpa perlu membayar lagi.

Mau Ilustrasi silahkan hubungi 08161963144, atau isi form dibawah ini :

Error: Contact form not found.

 

 

Belajar Asuransi Syariah

Belajar Asuransi Syariah

Asuransi Syariah

Banyak jenis dari Asuransi Syariah, ada asuransi umum dan ada juga Asuransi Jiwa Syariah. Dalam tulisan ini kita persempit pembicaraan hanya mengenai Asuransi Jiwa Syariah saja. Sebagai perwujudan kasih sayang kepada keluarga, banyak cara yang dapat dilakukan oleh orang, salah satunya adalah memberikan perlindungan berupa asuransi. Banyak asuransi di luar sana, tetapi saat ini Asuransi Jiwa Syariah memberikan pilihan yang cukup menarik untuk dilihat.

Apa itu asuransi Jiwa syariah?

Asuransi Jiwa Syariah adalah produk asuransi jiwa yang dibuat dan diterbitkan dengan menggunakan ketentuan yang syariah.

Asuransi Syariah ini mengutamakan prinsip berbagi resiko. Jadi dana nasabah yang biasa disebut dengan Cost of Insurance (bukan premi) ditaruh diluar perusahaan asuransi jiwa. Dana kontribusi ini dibayarkan secara hibah ke dalam kumpulan dana atau pool of fund yang disebut sebagai dana tabaru. Sementara perusahaan Asuransi hanya bertindak sebagai penyelenggara akan mendapat dana bagi hasil dari pengelolaan Pool of Fund ini.

Ketika salah satu peserta mengalami resiko, maka seluruh peserta lain akan turut membantu secara finansial, di mana klaim yang sesuai syarat dan ketentuan polis akan dibayarkan dari dana tabarru ini.

Produk-produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi atau biasa disebut unit link sangat populer saat ini. Karena produk ini selain tersedia perlindungan jiwa juga ada manfaat investasinya, dan yang menarik produk semacam ini sangat fleksibel, bisa di tambah kapan saja, bisa diambil kapan saja, bisa dipindah-pindah investasinya dan lain-lain. Selain itu di model syariah pengelolaan semuanya termasuk investasi diawasi dengan ketat oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Sehingga investasinya juga relatif stabil. Dengan terlibatnya MUI maka semakin jelaslah bagaimana Hukum Asuransi Jiwa dalam Islam.

Manfaat asuransi syariah

Produk asuransi jiwa syari’ah merupakan sebuah pilihan yang menarik bagi warga muslim yang ingin menabung model investasi yang dikelola secara Syari’ah. Tetapi sebetulnya yang memilih produk semacam ini cukup beragam, tidak hanya kaum Muslim saja, malah apa dilakukan Sharia Landscape Survey pada tahun 2016 yang dilakukan Nielsen di Indonesia, terdapat sekitar 7% peminat asuransi jiwa syari’ah dari kalangan non muslim. Mungkin sekarang terus bertambah seiiring dengan meningkatnya kwalitas produk-produk ini.

Dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya, asuransi jiwa syariah semakin diminati di Indonesia. Hal ini terbukti dengan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AASI) Kuartal II 2016, terdapat peningkatan asset dan total investasi asuransi jiwa syariah di Indonesia sebesar 26%.

Produk ini dapat dimanfaatkan untuk banyak hal, seperti:

  1. Tabungan Pendidikan,
  2. Tabungan Haji dan Umroh,
  3. Program ASKES (Asuransi Kesehatan),
  4. Income Protection,
  5. Tabungan Pensiun,
  6. Perlindungan Penyakit Kritis dll.
 
Dari begitu banyak banya dalam daftar perusahaan berbasis syariah, salah satunya adalah FWD Life Syariah dan mereka baru mengeluarkan sebuah produk baru yang sangat menarik yaitu FWD Bebas Ikhtiar. FWD Indonesia adalah perusahaan patungan antara Indonesia dengan Hongkong. 
Klaim Asuransi Kesehatan

Klaim Asuransi Kesehatan

Klaim Asuransi

KreditGoGo.com

Seringkali Klaim asuransi menjadi momok bagi banyak orang. Padahal masalah yang sering terjadi adalah informasi yang disampaikan agen tidak lengkap atau kita kadang tidak suka dengan sebuah proses administrasi yang harus dilewati. Di tulisan ini kami coba memberikan pemahaman mengenai proses Klaim Asuransi.

Disini kami mencoba membahas Klaim Asuransi Kesehatan, yang sering menjadi masalah dalam prosesnya, karena ketidakmengertian kita pada prosesnya.

Yang penting adalah kita mengerti klaim model apa yang dilakukan dan apakah kejadian yang kita proses masuk bagian pengecualian atau tidak dan juga mengerti prosedur pengajuan klaim asuransi. Sehingga proses klaim yang dilakukan akan berjalan secara tepat dan cepat.

Ada dua jenis klaim asuransi kesehatan, yaitu sistem Cashless dan sistem Reimburse. Produk yang Cashless biasanya juga bisa Klaim Reimburse, terutama klaim di RS yang bukan rekanan atau Klaim sebelum dan sesudah perawatan. Sementara program asuransi lain adalah sistem Hospital Cash, adalah program rawat inap Rumah Sakit yang klaimnya hanya dengan sistem Reimburse.

A. Sistem Cashless

Sistem Klaim asuransi Cashless, hanya diperlukan kartu member dari asuransi tersebut. Ada dua jenis kartu Cashless, yaitu :

  1. Showing Card
  2. Sistem Swipe (gesek)

Kelebihan dengan sistem Cashless adalah, tidak diperlukan DP ketika masuk RS. Dan ketika keluar hanya butuh sedikit waktu untuk verifikasi saja dari pihak asuransi. Sehingga pada saat akan pulang dibutuhkan waktu sedikit lebih lama dalam prosesnya dibandingkan kita membayar sendiri. Dan apabila ada ekses dari klaimnya maka pasien harus membayar kelebihannya.

Satu hal yang harus diketahui disini, bahwa sistem ini tidak dapat digunakan bersamaan dengan Cashless yang lain. Yang bisa dilakukan hanyalah dengan sistem Koordinasi Benefit. Maksudnya adalah apabila sebuah kejadian sudah menggunakan kartu Cashless, maka hanya selisih dari klaim saja apabila kurang pembayarannya bisa klaim di asuransi Cashless yang lainnya. Jadi apabila sudah dibayar penuh oleh Cashless pertama, maka kita sudah nggak bisa klaim lagi dengan asuransi yang lain.

Oleh sebab ini maka asuransi ini tidak dapat digunakan bersamaan dengan BPJS. Karena BPJS sampai sekarang belum mengeluarkan surat Koordinasi Benefit.

B. Sistem Reimburse.

Sistem ini dapat dilakukan juga oleh asuransi Cashless, tapi ini terjadi untuk kondisi seandainya kartu hilang, atau berada di RS yang bukan rekanan dan Klaim perawatan sebelum dan sesudah, ambulance dll.

Selain itu ada Program asuransi yang dinamakan Hospital Cash, dimana klaim hanya di bayarkan berdasarkan berapa hari lama perawatan, tinggal dikali paket yang diambil saja.

Kelebihan sistem ini adalah bisa klaim dengan berkas fotocopian yang dilegalisir saja. Sehingga walaupun kita sudah menggunakan Cashless tetap bisa klaim program ini. Beberapa perusahaan bahkan mengizinkan double klaim dengan BPJS.

Berkas yang dibutuhkan untuk klaim ini adalah :

  1. Form diisi keluarga
  2. Form diisi Dokter yang merawat (lengkap dengan stempel RS)
  3. KTP/Tanda Pengenal
  4. Medical Record
  5. Kwitansi asli atau Fotocopy Legalisir.

Baca : Klaim Asuransi di FWD Life

Profil penulis, Klik di SINI.

 

Solusi Selain Asuransi

Solusi Selain Asuransi

Solusi Selain Asuransi

Solusi Selain Asuransi sering menjadi pertanyaan. Uang adalah hal yang penting dalam kehidupan masa kini. Sehingga hampir semua orang melakukan segala hal untuk bisa menghasilkan uang. Masalahnya ada beberapa kejadian yang bisa berdampak kepada terganggunya keuangan kita. Misalnya, Menjadi Cacat, Mengalami Sakit Kritis, Masuk Rumah Sakit dan Meninggal dunia. Kejadian- kejadian ini bisa datang begitu saja tanpa bisa diduga.

Satu hal yang harus diingat, Asuransi tidak bermaksud mencegah semua itu terjadi, asuransi hanya mengurangi dampak keuangan yang timbul karena hal-hal tersebut.

Tapi meski semua itu tampaknya mudah dipahami, masih banyak orang yang menolak asuransi dengan bermacam alasan, dan mengira bahwa asuransi bisa diganti dengan hal lain.

Dibawah ini sering kali dikira bisa menggantikan asuransi.

Ada orang yang berkata, “Saya mau nabung atau investasi sendiri saja.”

Menabung/Investasi adalah konteks yang berbeda dengan asuransi. Menabung dan berinvestasi adalah sebuah tujuan untuk mengumpulkan uang dengan tujuan tertentu dan jangka waktu tertentu. Sementara Asuransi bertujuan mempersiapkan uang sekarang juga kalau mengalami beberap kondisi seperti sakit, Meninggal dunia, Sakit Kritis ataupun cacat.

Menabung/berinvestasi kalau digunakan untuk melindungi dari resiko seperti sakit, dananya akan habis. Sementara dengan asuransi, setiap tahun dana yang tersedia akan selalu diperbarui.

Risiko seperti sakit, kecelakaan, dan meninggal, bisa terjadi kapan saja tanpa diduga. Bisa berpuluh tahun ke depan, atau tahun depan, atau bulan depan, esok lusa, bahkan hari ini juga. Sementara tabungan dan investasi itu butuh waktu untuk bisa menjadi banyak. Menabung 1 juta per bulan, untuk menjadi 1 miliar butuh waktu seribu bulan atau 80 tahun. Pertanyaan: bagaimana jika risiko terjadi saat tabungan belum mencukupi?

Tetapi asuransi bisa menyediakan perlindungan keuangan dalam waktu cepat. Begitu polis disetujui, hari itu juga perlindungan telah berlaku. Tentunya ada syarat dan ketentuan yang berlaku, misalnya mengenai masa tunggu. Tapi secara garis besar, asuransi menyediakan uang besar dalam waktu jauh lebih singkat dibandingkan menabung atau berinvestasi sendiri.

Ada juga yang berkata, “Saya akan menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati.”

Banyak contoh orang sehat yang tahu-tahu sakit berat tanpa kita duga. Schumacher seorang pembalap handal dan berkali-kali menjadi juara dunia, tetapi sampai sekarang malah terbaring lemah karena kecelakaan ketika bermain ski.

Yomi Wardhana, olahragawan lari. Kegemarannya pada olahraga lari sejak usia belasan tahun tidak membuat co-founder IndoRunners tersebut hidup sehat tanpa penyakit. Justeru serangan jantung datang pada saat usianya masih terbilang muda, baru 35 tahun.

Baca juga : http://poskotanews.com/2016/03/20/olahragawan-yang-sakit-jantung/

Menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati itu baik. Tapi apakah bisa menjamin tidak akan sakit atau kecelakaan? Kita mungkin selalu menjaga kesehatan, tapi yang namanya penyakit sering tidak bisa diduga dari mana datangnya, dan itulah sebabnya selalu ada orang sakit setiap hari. Kita mungkin selalu hati-hati, tapi bisa jadi orang lain yang ceroboh, dan itulah makanya selalu ada orang yang kecelakaan setiap hari.

Selain itu, kita pun bisa berasuransi sambil tetap menjaga kesehatan dan selalu hati-hati.

Sekali lagi, asuransi tidak mencegah sakit dan kecelakaan, tapi meminimalkan dampak keuangan yang ditimbulkannya.

Ada juga yang berkata, “Saya mau perbanyak sedekah saja, biar Tuhan yang akan melindungi saya.”

Sedekah itu baik. Tapi apakah asuransi bisa digantikan dengan sedekah?

Tuhan akan membalas sedekah kita, tapi apakah kita tahu bagaimana bentuk balasan dari sedekah itu? Tidak. Bentuk balasan Tuhan bisa bermacam-macam, dan waktunya pun kita tak pernah tahu. Jadi, bagaimana bisa sesuatu yang bentuknya tak diketahui dapat menggantikan asuransi yang bentuknya jelas?

Dan asuransi itu, khususnya yang syariah, pada hakikatnya adalah sedekah yang diformalkan dengan balasan yang sudah ditentukan dalam polis. Tidak ada larangan soal ini. Di luar balasan yang ditentukan, mungkin ada balasan lain lagi dari Tuhan, kita tak pernah tahu. Kita hanya bisa bicara tentang yang tampak.

Dan kita pun bisa berasuransi seraya tetap bersedekah.

Ada lagi yang berkata, “Seandainya potensi ZIS (zakat, infak, sedekah) bisa dimaksimalkan, kita tidak perlu asuransi.”

Untuk ini saya beri contoh. Jika ada sebuah keluarga kaya dengan gaya hidup 50 juta per bulan, lalu kepala keluarganya sakit berat sehingga menghabiskan aset-asetnya dan lalu meninggal dunia sehingga penghasilannya terputus, apakah ada lembaga ZIS atau lembaga sosial lain yang dapat memberikan nafkah kepada keluarga yang ditinggalkan, tidak usah 50 juta tapi cukuplah 10 juta saja per bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum selama seumur hidup? Saya yakin tidak ada yang mampu. Bagaimana jika ada banyak keluarga semacam itu yang minta bantuan ke lembaga ZIS?

Lalu jika anda adalah donatur di lembaga ZIS tersebut, apakah anda rela uang anda digunakan untuk menyubsidi keluarga tersebut? Saya yakin tidak, dan saya sendiri pun jika jadi donatur di lembaga ZIS tersebut tidak akan rela uang saya digunakan untuk menyubsidi orang dengan cara seperti itu. Masih banyak keluarga miskin di Indonesia yang akan cukup bahagia bisa mendapat bantuan beberapa ratus ribu per bulan.

Tapi lembaga asuransi bisa melakukan tugas memberikan nafkah kepada keluarga yang ditinggalkan, dengan syarat sebelumnya sang kepala keluarga ikut program asuransi yang tepat. Untuk menanggung biaya sakit berat supaya tidak menjual aset-aset, programnya ialah asuransi penyakit kritis. Sedangkan untuk perlindungan dari kehilangan pencari nafkah karena meninggal dunia, programnya ialah asuransi jiwa.

Ada juga yang berkata, “Saya akan selalu berdoa kepada Tuhan supaya selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.”

Berdoa itu baik. Jika doa kita sungguh-sungguh dan ikhlas, pasti dikabulkan. Tapi seperti halnya sedekah, apakah kita tahu pasti bentuk pengabulan dari doa kita?

Kita pun bisa berasuransi seraya tetap berdoa dengan tulus dan sungguh-sungguh.

Perlu diketahui bahwa asuransi tidak mencegah terjadinya musibah. Jika memang musibah harus terjadi, ya terjadilah. Tapi asuransi bisa mengurangi kerugian keuangan yang timbul akibat musibah.

2 Hal yang Bisa Menggantikan Asuransi

Jadi, apakah asuransi tidak tergantikan?

Tidak juga. Setidaknya ada dua hal yang bisa menggantikan asuransi.

Pertama, Kekayaan

Asuransi memberikan perlindungan dalam bentuk uang atau harta. Jika kita memiliki harta yang banyak, yang nilainya lebih dari cukup untuk menggantikan apa yang bisa diberikan asuransi, kita boleh tidak ikut asuransi.

Orang-orang kaya seperti Dahlan Iskan, Aburizal Bakri, James Riyadi, Chairul Tanjung, Hasyim Djojohadikusumo, atau Sandiaga Uno, tentu tak akan bermasalah jika harus keluar uang beberapa miliar sampai puluhan miliar untuk biaya sakit.

Pertanyaannya, apakah bagi anda saat ini, keluar uang beberapa miliar terasa bukan masalah? Jika masih masalah, berarti anda butuh asuransi.

Kedua, jasa yang banyak.

Jika anda memiliki jasa yang banyak kepada banyak orang, anda pun tidak perlu asuransi.

Para kiai besar di pesantren, para tokoh agama yang dihormati, para intelektual besar, para politisi jujur yang bekerja nyata, seperti Gus Mus, Habib Rizieq Shihab, Habib Quraish Shihab, Aa Gym, Buya Syafii Maarif, Franz Magnis-Suseno, bahkan Jokowi dan Ahok, sudah pasti akan mudah mendapat bantuan jika mereka butuh uang.

Pertanyaannya, apakah saat ini anda sudah berjasa banyak kepada banyak orang? Apakah anda punya murid-murid atau pengikut yang siap membantu kapan saja anda butuh bantuan?

Jika belum mencapai level itu, anda butuh asuransi.

Dan jelas, dua hal itu (harta yang banyak dan jasa yang banyak) tidak bisa dibuat seketika. Butuh kerja keras, dedikasi tanpa henti, dan waktu yang panjang untuk bisa mencapainya.

Jadi, untuk orang-orang pada umumnya, seperti saya, anda, para pembaca artikel ini, asuransi adalah kebutuhan yang tidak bisa digantikan dengan cara lain.

Jadi dua hal inilah yang menjadi Solusi Selain Asuransi, pertanyaannya apakah Anda sudah mencapai level seperti itu? Hanya Anda yang tahu.

Mau tahu Asuransi Hidup yang menarik ? Klik saja di SINI