Sering Begadang? Waspada 9 Resikonya ini

Sering Begadang? Waspada 9 Resikonya ini

Dalam lagunya, musisi dangdut legendaris asal Indonesia Rhoma Irama dalam lagunya yang berjudul “Begadang”, mengatakan bahwa begadang itu tidak diperbolehkan. Apalagi kalau emang nggak ada keperluan yang sangat mendesak.

Apa yang dikatakan lagu itu benar adanya, karena ada beberapa resiko di badan kita apabila kita begadang menjadi sebuah kebiasaan.

Berikut ini 9 bahaya begadang yang bisa membahayakan tubuh Anda.

Beragam bahaya begadang bagi kesehatan.

Salah satu dampak bahayanya begadang adalah kurang tidur yang dapat menyebabkan dampak pada kehidupan sosial, kemampuan mengingat, kesehatan, penampilan hingga berat badan.

Jadi, jangan pernah remehkan jam tidur kamu. Kamu disarankan tidur selama 7-9 jam per hari. Hargai jam demi jam waktu tidur kamu, agar bahaya begadang di bawah ini bisa kamu hindari.

1. Rentan mengalami kecelakaan

Banyak bencana besar di dunia pemicunya adalah kurang tidur, seperti kecelakaan nuklir di Three Mile Island, tumpahan minyak Exxon Valdez bahkan sampai peristiwa Chernobyl yang dijadikan sebuah film.

Ketika kamu kurang tidur, rasa kantuk akan datang dan sangat mungkin dirasakan. Akibatnya sewaktu-waktu kecelakaan bisa saja menimpa kita. Lihat saja, ribuan kecelakaan di Indonesia tiap tahun yang disebabkan karena mengantuk.

Dari studi juga menunjukkan, kurangnya jam dan kualitas tidur karena begadang, bisa menyebabkan kecelakaan dan cedera saat bekerja.

2. Sulit berkonsentrasi

Apabila tidur kita cukup bisa bermanfaat dalam proses belajar dan berpikir. Apabila kita terlalu sering kurang tidur alias begadang, maka akan merusak keduanya.

Kewaspadaan, konsentrasi, nalar dan kemampuan memecahkan masalah “dirusak” oleh begadang. Selain itu, kurang tidur juga membuat kamu tidak bisa mengingat segala sesuatu yang kamu rasakan dan alami saat siang harinya.

3. Memicu timbulnya penyakit serius

Efek lain dari begadang yang sangat berbahaya adalah mengundang penyakit. Kurang tidur karena sering begadang menyebabkan penyakit serius menyerang tubuh. Beberapa penyakit yang bisa datang adalah :

  • Penyakit jantung
  • Serangan jantung
  • Gagal jantung
  • Detak jantung yang tidak teratur
  • Tekanan darah tinggi
  • Stroke
  • Diabetes

Supaya kamu terbebas penyakit-penyakit ini, perbaiki pola tidur kamu dan kurangi begadang sebisa mungkin.

4. Menurunkan gairah seksual

Para ahli percaya, kurang tidur karena begadang bisa menurunkan libido serta mengurangi ketertarikan pada hubungan seksual. Energi yang terkuras dan rasa kantuk menjadi alasannya. Hal ini tidak hanya berlaku pada pria, tapi juga wanita.

5. Beresiko timbulnya obesitas

Kurang tidur memiliki efek yang sama dengan makan terlalu banyak dan jarang olahraga, yaitu meningkatkan resiko kelebihan berat badan alias obesitas.

Tidur bisa berdampak pada tingkatan dua hormon, leptin dan ghrelin. Keduanya bertanggung jawab mengatur rasa lapar dan kenyang pada tubuh.

Jika kamu kurang tidur, maka kadar hormon leptin akan menurun, sehingga tubuh kamu bisa merasa lapar. Alhasil, makan berlebih pun tak terhindar.

6. Melemahkan sistem imun

Ketika kamu tidur, tubuh kamu akan menghasilkan sitokin, yang berfungsi melawan bakteri dan virus.

Sitokin juga bisa membantu kamu mudah tertidur, sehingga sistem imun bisa memberikan energi agar tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Jika kamu kurang tidur, maka sistem kekebalan tubuh tidak bisa bekerja maksimal. Akibatnya, tubuh lebih mudah terkena penyakit.

7. Penurunan produksi hormon

Efek begadang lainnya ialah turunnya produksi hormon. Hormon pertumbuhan hingga testosteron bisa terkena dampak buruk akibat kekurangan jam tidur.

Bagi pria, lemahnya testosteron bisa menyebabkan munculnya lemak, berkurangnya kekuatan dan masa otor, tulang yang rapuh, sampai mudah letih.

8. Meningkatkan risiko kematian

Di Ingris dilakukan penelitian yang tertulis dalam sebuah jurnal Whitehall II Study, ditemukan bahwa kekurangan tidur akibat begadang dapat meningkatkan risiko kematian.

Mereka yang memotong jam tidurnya 5-7 jam dalam satu malam juga meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

9. Bikin pikun

Kekurangan tidur akibat begadang juga dapat menyebabkan kamu sering lupa alias pikun. Dalam sebuah studi, peneliti dari Amerika Serikat dan Perancis membuktikan bahwa kekurangan tidur akibat begadang dapat menyebabkan kepikunan atau sering lupa.

Mencegah begadang agar bisa tidur dengan nyenyak

Jika begadang yang kamu lakukan telah mencapai kondisi yang terburuk, terdapat berbagai cara untuk bisa menimbulkan rasa kantuk di malam hari, agar kamu tidak merasakan bahaya begadang. Lakukan langkah-langkah berikut ini, agar kamu bisa tidur dengan nyenyak.

  • Kurangi jam tidur siang
  • Hindari minum kopi setelah lewat tengah hari.
  • Tidur di jam yang sama tiap malam
  • Pasang Alarm, agar bisa bangun dijam yang sama setiap hari.
  • Walau di akhir pekan, tetap pertahankan jam tidur dan bangun sama deperti hari biasa
  • Hindari makan 2 jam sebelum tidur
  • Hindari bermain gadget sebelum tidur.

Jika masalah kurang tidur karena begadang masih kamu rasakan, sebaiknya kamu konsultasi ke dokter. Nanti dokter akan mendiagnosisi kondisi medis yang membuat kamu tidak bisa tidur cepat dan nyenyak di malam hari.

Penyakit Kritis Terus Meningkat di Indonesia, Bahkan Bisa Berulang

Penyakit Kritis Terus Meningkat di Indonesia, Bahkan Bisa Berulang

Pada tahun 2018 telah dilakukan penelitian oleh pemerintah yang hasilnya dalam bentuk Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018), dalam laporan ini disebutkan bahwa risiko masyarakat Indonesia terserang penyakit kritis semakin meningkat. Hal ini terlihat dari meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular dalam laporan tersebut.

Kenaikan ini sangat berhubungan erat dengan pola hidup masyarakat, seperti kurang olahraga, merokok, minum minuman beralkohol, serta kurang makan sayur dan buah.

Laporan ini mencatat tiga penyakit kritis yang meningkat dibandingkan laporan yang sama di periode sebelumnya.

Ginjal

Penyakit ginjal kronis merupakan salah satu penyakit kritis yang jumlah kasusnya terus meningkat. Naik 2% pada periode sebelumnya menjadi 3,8% pada 2018.

Sering disebut Gagal Ginjal Kronis merupakan kondisi saat fungsi ginjal menurun atau gagal menjalankan tugasnya. Fungsi utama ginjal adalah menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah sebelum dibuang melalui cairan urin. Kedua ginjal setiap harinya menyaring 120-150 liter darah dan menghasilkan 1-2 liter urin.

Beberapa komplikasi disebabkan penyakit ini, seprti hiperkalamia atau kenaikan kadar kalium yang tinggi dalam darah, penyakit jantung, anemia, hingga kerusakan sistem sraf pusat.

Stroke

Penyakit ini adalah salah satu penyakit paling mematikan di Indonesia, di Laporan Riskesdas 2018 melaporkan kenaikan prevalensi stroke dari 7% menjadi 10,9%. Kenaikan yang cukup tinggi.

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika aliran darah yang menuju ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan atau pecah pembuluh darah. Tanpa darah yang cukup, otak akan kekurangan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati. Stroke dapat menyebabkan kelumpuhan hingga kematian jika tidak ditangani dengan cepat.

Kanker

Penyakit ini sangat mematikan karena setiap tahun angka kematiannya mencapai 10 juta. Dalam laporan Riskesdas 2018 prevalensi penyakit ini meningkat dari 1,4 % menjadi 1,8 %. Penyakit kanker yang sering menyerang di negara kita dan menyebabkan banyak kematian adalah kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru. Meski lebih sering menyerang wanita, namun para pria juga memiliki resiko terserang kanker, misalnya kanker paru, kanker usus dan kanker prostat.

Penyakit ini disebabkan pertumbuhan sel didalam tubuh yang tidak terkontrol. Pertumbuhan sel yang tidak normal ini awalnya di bagian tubuh tertentu dan menyebar ke bagian tubuh lain hingga penyebabkan kematian.

Pola hidup yang tidak baik tentunya akan meningkatkan resiko-resiko terkena penyakit kritis lainnya, yang saat ini sudah berkembang sangat banyak. Ketika kita terkena satu penyakit kritis, walaupun akhirnya kita sembuh, bukan berarti kita terbebas dari penyakit kritis lainnya, karena seringkali pengobatan untuk satu penyakit akan memicu penyakit lainnya.

Baru-baru ini kita mendapat berita bagaimana seorang artis terkenal terkena lagi sakit kanker untuk kedua kalinya, dan ini menyebabkan jiwanya tidak tertolong. Atau ada juga yang terjadi pada kawan saya karena pengobatan kankernya, malah menyebabkan gagal ginjal, karena ginjalnya tidak kuat. Jadi penyakit-penyakit kritis ini sangat mungkin buat berulang.

Hal yang sama dari semua penyakit kritis adalah, akan dibutuhkan biaya yang sangat besar untuk pengobatan dan pemulihan, beberapa orang malah membutuhkan pengganti penghasilan juga.

Ada banyak cara sebetulnya mengatasi biaya-biaya ini, yaitu :

  1. Menjual Aset atau mencairkan Aset, tentu cara ini nggak mudah, karena dalam situasi yang kepepet tentunya harga jual barang bisa sangat jatuh, seandainya kita ada uang cash pun, tentunya akan ada batasnya dan sangat membebani cashflow.
  2. Meminjam, situasi ini yang paling tidak menyenangkan karena tidak mudah mencari pinjaman, apalagi kalau jumlah besar, dan masalah baru timbul apabila kita sudah pulih, karena harus mengembalikan tentu akan sangat membebani.
  3. Minta sumbangan, memang kita siapa? Yang bisa dengan mudah minta sumbangan sana sini.
  4. Asuransi, Ini adalah bentuk perencanaan, jadi menyiapkan sebelum terjadi, bayangkan kalau kita siapkan dari usia 30 tahun, hanya dengan 24 jutaan setahun selama 10 tahun, kita mendapat perlindungan sampai 4,2 Milyar (Sakit Kritis Major 3x sampai 3 M, Sakit Kritis minor 200 jt 1x dan meninggal dunia 1M) sampai usia 80 tahun. Setiap manfaat yang keluar tidak akan mengurangi manfaat lainnya. Dan apabila tidak terjadi apa-apa uang yang kita bayar akan dikembalikan tanpa potongan di akhir kontrak dan di jamin.

Tinggal pilih yang paling mudah dan murah kan, tentunya asuransi pilihannya. Contoh diatas menggunakan produk  FWD Critical Amor, kalau mau tahu lebih detil klik gambar Whatsapp dibawah atau kalau mau minta ilustrasi tinggal klik Let’s Talk.

Modus Operandi Penipuan Berkedok Investasi

Modus Operandi Penipuan Berkedok Investasi

Ciri utama penipuan berkedok investasi adalah tidak dimilikinya dokumen perizinan yang sah dari regulator (pengawas) terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Bappebti – Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, dan lain-lainnya. Berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang ada, saat ini ada beberapa jenis izin usaha untuk melakukan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi :

  • Berdasarkan Undang-undang No. 10 tahun 1998 yang merupakan perubahan atas Undang-Undang No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan, Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Setiap pihak yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, wajib terlebih dahulu mendapatkan izin usaha sebagai Bank dari Bank Indonesia (sebagai informasi, mulai 2014 perizinan dan pengawasan Bank akan beralih ke OJK).
  • Berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (Undang-undang Pasar Modal), izin usaha Manajer Investasi diberikan oleh Bapepam dan LK. Adapun lingkup kegiatan usaha Manajer Investasi meliputi pengelolaan portofolio Efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah. Dana yang dikelola oleh Manajer Investasi diinvestasikan pada instrumen Efek sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Pasar Modal, yaitu surat berharga yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, Unit Penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas Efek, dan setiap derivatif (produk turunan) dari Efek.
  • Sedangkan izin usaha Pialang Perdagangan Berjangka (Pialang Berjangka) diberikan oleh Bappebti berdasarkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi. Izin usaha ini mencakup kegiatan yang berkaitan dengan jual beli komoditi berdasarkan kontrak berjangka atas amanat nasabah dengan menarik sejumlah uang dan atau surat berharga tertentu sebagai margin untuk menjamin transaksi tersebut.

Pada umumnya perusahaan penipu tersebut berbentuk badan usaha seperti Perseroan Terbatas (PT) atau Koperasi Simpan Pinjam dan hanya memiliki dokumen Akta Pendirian/Perubahan Perusahaan, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Keterangan domisili dari Lurah setempat, dengan legalitas usaha berupa Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan, diatur bahwa Perusahaan dilarang menggunakan SIUP untuk melakukan kegiatan “menghimpun dana masyarakat dengan menawarkan janji keuntungan yang tidak wajar (money game)”. Pada beberapa kasus, ditemukan pula perusahaan pengerah dana masyarakat yang mengakui dan menggunakan izin usaha perusahaan lainnya dalam operasinya.

Sumber : Otoritas Jasa Keuangan

Ibu Rumah Tangga Perlu Asuransi Penyakit Kritis

Ibu Rumah Tangga Perlu Asuransi Penyakit Kritis

Ibu Rumah Tangga menempati tempat paling sentral dalam sebuah keluarga. Pekerjaan yang harus diembannya seringkali nggak ada putus-putusnya. Ini membuat resiko kesehatan yang ditanggung menjadi sangat besar.

Sementara rawat inap seringkali menjadi kekhawatiran banyak orang, begitu besar biaya yang harus ditanggung apabila seseorang terkena sakit saat ini, dan akan bertambah jauh lebih besar kalau terkena sakit-sakit yang sangat parah atau yang disebut sakit-sakit kritis. Ibu rumah tangga dan para pekerja freelance termasuk kelompok orang yang jarang punya asuransi. 

Ibu rumah tangga biasanya menggantungkan asuransinya pada asuransi yang didapat dari tempat kerja suami. Tapi sebaiknya memiliki asuransi sendiri, terlebih lagi apabila dapat melengkapi polis asuransi yang diberikan perusahaan asuransi suami.

Apakah kamu Ibu rumah tangga? Yuks pahami pentinya memiliki asuransi penyakit kritis seperti pembahasan berikut ini :

Pahami Bahwa Wanita Memiliki Tubuh Yang Kompleks
Wanita berbeda dengan kaum pria, wanita memiliki tubuh yang lebih kompleks karena wanita mengalami kehamilan, haids, manopose dan lain-lain. Karena kompleksnya tubuh wanita, ini menyebabkan resiko penyakit menjadi lebih besar dialami oleh wanita. Banyak penyakit-penyakit berat yang tidak ada dikaum pria, misalnya : Kanker kandungan, Lupus, kanker serviks dan lain-lain.

Asuransi Penyakit Kritis Akan Meringankan Biaya Pengobatan
Ketika kita dirawat di Rumah sakit bukan hanya kesembuhan yang harus dikhawatirkan. Anggota keluarga yang ikut merawat harus dipikirkan biaya-biaya yang harus dikeluarkan. Bayangkan apabila biaya-biaya itu harus ditanggung sendiri, tentunya akan sangat membingungkan.

Adanya asuransi akan membantu meringankan biaya pengobatan. Karena keberadaan asuransi sangat meringankan maka sangat penting untuk memilih asuransi yang tepat. Kemudahan klaim menjadi salah satu yang paling harus diperhatikan.

Ketika Ibu Rumah tangga sakit, seringkali banyak pekerjaannya yang tidak dapat dilakukan oleh keluarga lainnya, yang membuat biaya-biaya lainnya bisa naik tinggi juga.

Asuransi Penyakit Kritis Bikin Kita Fokus Pada Kesembuhan.

Seorang wanita, biasanya berpikir dengan menggunakan hatinya, sehingga beban pikiran yang mengganggu akan langsung terasa dampaknya secara fisik.

Penyakit umumnya timbul dari beban-beban pikiran yang kita hadapi, jadi semakin banyak beban pikiran akan semakin beresiko kita mengalami sakit. Sehingga ketika kita dirawat karena sakit, sangat penting kalau kita tidak berpikir macam-macam.

Asuransi Penyakit Kritis akan membantu kita mengurangi beban-beban biaya berkaitan biaya-biaya. Kita sebagai pasien akan fokus kepada kesembuhan bukan mencari biaya-biaya tambahan.

 

Asuransi Penyakit Kritis dapat Memberikan Ketenangan Secara Financial

Ketika seorang Ibu rumah tangga masuk rumah sakit, akan banyak hal yang menjadi berantakan, juga masalah finansial. Apalagi penyakit yang datang adalah penyakit kritis. Sangat sulit menyeimbangkan pemenuhan kebutuhan rumah tangga dengan biaya pengobatan.

Jika semua keluarga terlindungi asuransi, maka kekhawatiran akan berkurang, karena setiap ada anggota keluarga yang sakit asuransi akan selalu siap melindungi dari sisi pembiayaan.

Asuransi Penyakit Kritis Menjadi Pengganti Dana Darurat

Berapa banyak diantara kita yang selalu rajin dan telaten menyisihkan sebagian penghasilan untuk dana darurat? Jika anda termasuk orang yang nggak disiplin, maka kepemilikan asuransi penyakit kritis akan menjadi pilihan yang penting. Tanpa dana darurat dan asuransi tentunya biaya pengobatan akan sangat memberatkan.

Biarpun asuransi dapat menjadi pengganti dana darurat, kita tetap perlu mengupayakan dana darurat, karena mungkin saja ada kebutuhan yang diluar asuransi.

Jadi kesimpulannya, seorang Ibu rumah tangga sangat membutuhkan perlindungan asuransi penyakit kritis. Carilah program yang terbaik dengan berkonsultasi dengan agen-agen asuransi yang terpercaya.