FWD Max, sebuah terobosan dari FWD Life dalam memberikan pelayanan yang prima kepada para Nasabah dan Mitra Kerjanya. Sebuah aplikasi yang memberikan banyak promo, Discount, Poin dan Inspirasi untuk mendukung Passion kita menjadi lebih nyata.
Dengan aplikasi ini akan membuat kita selalu terhubung dengan FWD Life, sehingga pelayanan atas polis-polis yang kita miliki akan semakin prima.
Untuk yang sudah memiliki polis silahkan masukkan no polisnya dan untuk agen masukkan kode agennya. Tetapi FWD memberikan juga kesempatan kepada para Passionate untuk mencicipi FWD Max ini secara GRATIS, silahkan pilih Fans pada aplikasi.
Kita tidak mungkin menjadi KEBAL terhadap kondisi 4M : Masuk RS, Mengalami Sakit Kritis, Menjadi Cacat dan Meninggal Dunia.
Kita tidak mungkin tahu KAPAN terjadinya resiko 4M diatas.
Apakah Anda setuju, bahwa :
Apabila terkena salah satu dari 4 M (Masuk RS, Mengalami Sakit Kritis, Menjadi Cacat dan Meninggal Dunia) pasti BUTUH UANG.
Masalah Finansial karena 4M adalah :
Masuk RS
Biaya perawatan RS
Biaya pemulihan
Biaya penunggu
Mengalami Sakit Kritis
Biaya perawatan
Biaya pengganti penghasilan
Biaya pemulihan
Menjadi Cacat
Biaya pengganti penghasilan
Biaya alat bantu kehidupan
Meninggal Dunia
Biaya pengganti penghasilan
Biaya pemakaman
Tetapi tahukah Anda, sebetulnya ada 4SOLUSI untuk mengatasi keuangan 4M diatas, yaitu dengan :
Menjual Aset
Meminjam
Meminta sumbangan
Asuransi
Kita tinggal memilih mana yang termurah dan termudah.
Menjual Aset, ketika kita bermaksud menjual aset, pasti dibutuhkan waktu dan proses yang seringkali memakan waktu dan bisa lama. Seandainya kita jual cepat tentunya dengan harga yang jauh dibawah pasaran.
Meminjam, bisa melalui Kartu Kredit, KTA atau dari teman dan keluarga. Tetapi bayangkan setelah kita keluar RS kita harus mengembalikan pinjaman itu dalam jumlah yang mungkin nggak kecil. Belum lagi seandainya sakit yang kita derita cukup berat dan membuat kita tidak dapat mencari uang seperti sediakala.
Meminta Sumbangan, apabila kita memang orang terkenal mungkin saja bisa kita lakukan ini, tetapi tahu tidak banyak orang terkenal menggunakan cara ini pun masih belum mencukupi untuk menutup biaya RS ini.
Asuransi, hanya dengan menyisihkan 10% sd 20% dari penghasilan kita, keempat perlindungan di atas bisa kita miliki, hebatnya dana yang kita sisihkan itu tidak hilang semua, bahkan mungkin bisa berkembang. Ditambah proses klaim saat ini yang sangat mudah, masuk RS hanya dengan menunjukkan kartu saja.
Sekarang pertanyannya adalah :
Dari empat solusi di atas, mana yang termurah dan termudah?
Jika pilihannya jual aset, meminjam atau minta sumbangan, seberapa besar dana yang pasti bisa anda dapatkan?
Jika ingin pakai uang asuransi, seberapa besar anda ingin dibantu dan seberapa besar premi yang dapat anda sisihkan?
Solusi dari FWD Life :
FWD SPrInt Family Health & Protection
Sebuah solusi yang lengkap yang terdiri dari :
FWD SPrint Link Plus
FWD Crtical Illness non Accelerated
FWD ADDB
FWD Hospital & Surgical
FWD Hospital Cash
FWD Waiver of Premium Plus
Contoh :
Bapak Bijak, Usia 30 tahun, menginginkan produk ini dengan budget Rp. 2.000.000 per bulan, maka yang di dapat adalah :
FWD SPrint Link Plus dengan Uang Pertanggungan Rp. 1.000.000.000,- dengan perlindungan sampai dengan usia 100 tahun.
FWD Crtical Illness dengan Uang Pertanggungan Rp. 250.000.000,- dengan perlindungan sampai dengan usia 80 tahun.
FWD ADDB (Asuransi Kecelakaan) dengan Uang Pertanggungan Rp. 1.000.000.000,- dengan perlindungan samai dengan usia 80 tahun.
FWD Hospital & Surgical (Rawat Inap Rumah Sakit dengan sistem Cashless/Kartu) dengan fasilitas kamar Rp. 1.000.000/hari (Kelas D) dengan perlindungan maksimal sebesar Rp. 510.000.000/tahun dan sampai usia 75 tahun, dengan rincian :
5. FWD Hospital Cash, penggantian Rawat Inap sebesar Rp. 500.000 per hari, selama dirawat dengan sistem Reimburse dan perlindungan sampai usia 75 tahun.
6. FWD Waiver Premium, Perlindungan atas kejadian terkena Penyakit Kritis atau Cacat Total Tetap, dimana kewajiban premi setop tetapi FWDakan membayarkan premi sebesar Rp. 2.000.000 per bulan sampai dengan usia Tertanggung 65 tahun.
Untuk permohonan ilustrasi silahkan isi form dibawah ini atau WA : 08161963144
Anda pun dapat menghubungi saya secara langsung untuk konsultasi GRATIS.
Terima kasih atas kunjungannya ke blog asjanow.com Ini adalah sebuah solusi Asuransi untuk Kehidupan. Terjemahan yang tidak tepat membuat banyak orang berpikir bahwa Asuransi Jiwa itu untuk orang yang mau Meninggal Dunia. Untuk itu FWD Life membuat sebuah konsep baru yaitu Asuransi Hidup.
Asuransi Hidup adalah sebuah asuransi yang manfaatnya adalah buat kehidupan atau buat orang-orang yang masih hidup. Produk dasar dari produk ini seperti Asuransi Seumur Hidup, karena memproteksi sampai usia 80 tahun sd 100 tahun. Jadi asuransi ini menjadi sebuah Asransi Lingkungan Hidup buat keluarga yang kita sayangi.
Apa yang Anda perlukan untuk perencanaan Hidup Anda ? Semua ada disini dari produk Konvensional sampai dengan yang Syariah. Mudah-mudahan semua informasi di blog ini dapat menjadi solusi kebutuhan asuransi Anda,
Bagaimana pentingnya kita melunasi hutang? Paparan dibawah ini mungkin bisa memberikan gambaran pentingnya kita melunasi hutang.
Ketika kita masih hidup, kekayaan yang kita miliki disebut Aset. Aset ini bisa berkembang dan mungkin juga menurun, tergantung bagaimana kita mengelolanya. Mengembangkan aset bisa dengan berbagai cara, misalnya dengan berinvestasi atau dengan membangun usaha.
Dalam membangun usaha dan berinvestasi banyak cara yang kita lakukan, bisa dengan memanfaatkan uang yang kita miliki, atau seringkali untuk mempercepat, kita berhutang dengan institusi lain, dengan harapan Investasi atau usaha kita bisa membayar semuanya berikut bunga-bunganya dengan lebih cepat.
Pinjaman yang kita lakukan bisa saja bersifat Jangka Panjang atau Jangka pendek, sesuai dengan kebutuhan kita. Semua pinjaman itu tergantung dengan kebutuhan investasi atau usaha apa yang akan dilakukan. Misalnya, ketika kita mau berinvestasi membeli rumah, maka pinjaman jangka panjang sangatlah cocok buat kebutuhan ini.
Tetapi ketika kita meninggal dunia, hak kepemilikan atas aset-aset kita terputus, karena secara hukum orang yang sudah meninggal kehilangan hak atas kepemilikan Aset. Sehingga aset ini menjadi tidak bertuan, inilah yang disebut ESTATE.
Sementara hutang-hutang yang berada di ranah perdata ikut tertransfer kepada para ahli waris, selama mereka menerima waris. Hutang-hutang itu bisa saja tidak tertransfer seandainya para ahli waris menolak waris tersebut, tetapi hal ini sangat kecil kemungkinannya.
Ingat ya, Hutang itu jangka panjang dan jangka pendek, tetapi begitu kita meninggal Hutang itu seketika jatuh tempo dan harus dibayar, karena perjanjian langsung batal ketika peminjam meninggal dunia. Bayangkan para ahli waris kalau harus membayar hutang yang sangat besar. Dan seringkali hutang masih besar tetapi investasi masih belum berhasil membalikkan modalnya.
Karena Hutang Jatuh tempo dan harus dibayar, maka para ahli waris harus melakukan beberapa cara untuk membayar hutang tersebut, yaitu :
Menalangi dengan dana pribadi
Menjual aset, tentu butuh proses yang lama untuk mendapat harga yang baik.
Mencairkan dana bank, memerlukan waktu yang panjang untuk membuktikan siapa saja para ahli waris.
Mencari pinjaman
Mencairkan Asuransi yang dimiliki Almarhum
Dari kelima point di atas coba pilih mana yang paling mudah prosesnya. Tentunya asuransi jauh lebih cepat dan mudah mencairkannya, tetapi masalahnya apakah almarhum memiliki asuransi ??
Jadi kita lihat bagaimana pentingnya asuransi dalam mengatasi hutang almarhum. Ini adalah salah satu fungsi utama dari asuransi, yaitu melunasi hutang.
Menaikkan aset 10.000 persen, adalah sesuatu yang kelihatan mustahil kalau dilihat dengan cara yang biasa. Untuk mengetahui cara kerjanya mari kita lihat lebih dalam mengenai Aset itu apa, supaya kita memiliki persepsi yang sama. Secara singkat Aset bisa diartikan sebagai sesuatu yang memiliki nilai ekonomi.
Aset sendiri dilihat dari bentuknya ada dua macam, yang pertama aset Tangibel dan Aset Intangibel. Aset Tangibel adalah aset yang terlihat secara fisik, misalnya rumah, mobil, tanah dan lain-lain. Sementara aset Intangibel adalah sebuah aset yang nggak kelihatan tetapi memiliki nilai ekonomi. Misalnya aset Intangibel adalah keahlian seseorang, kemampuan orang menghasilkan income dan lain-lain.
Ada yang bilang bahwa aset Tangibel itu nilainya jelas sementara aset intangibel nggak jelas, tetapi faktanya keduanya sebelum ditansaksikan nilainya bisa saja berubah. Tetapi setiap aset selalu ada cara untuk merubah menjadi uang. Misalnya sebuah rumah atau kendaraan harus dijual untuk menjadi sejumlah uang. Sebuah pekerjaan akan menjadi bernilai uang setelah menjadi gaji dan sebagainya.
Sekarang kita melihat sebuah asuransi, yang sekarang banyak menggunakan jenis unit link. Premi yang dibayar oleh seorang pemegang polis adalah sebuah aset Tangibel, karena jelas bentuknya adalah uang, walaupun ada beberapa biaya yang terkait disana. Sementara Uang Pertanggungan dalam sebuah polis merupakan sebuah aset Intangibel, karena nilainya jelas tetapi uangnya masih belum ada, dimana untuk mencairkannya harus ada proses yang dinamakan Klaim, entah itu Klaim karena resiko Kematian atau sakit dan lain-lain.
Kekayaan seseorang pada dasarnya bukan hanya dilihat dari uang yang dimiliki. Tetapi dari berapa besar aset yang dimilikinya. Semakin besar aset yang dimiliki maka akan semakin besar nilai ekonomi seseorang. Sekarang kita belajar bagaimana mendapatkan sebuah aset.
Menambah Aset bisa didapat dengan membeli atau berinvestasi. Misalnya, sekarang saya membeli rumah dengan harga 100 juta, maka rumah itu Nilai asetnya adalah 100 juta, tetapi 5 tahun kemudian harga tanah menjadi 500 juta, berarti aset kita sekarang menjadi 500 jt. Jadi kita lihat untuk mendapat sebuat Aset senilai 500 juta, dibutuhkan modal sebesar 100 juta, yang bisa didapat dengan Cash (mengalihkan aset yg lain) atau dengan pinjaman dari institusi yang lain seperti Bank, leasing dan lain-lain. Jadi untuk menaikkan Aset kita menjadi 500 juta atau 500%, dibutuhkan waktu selama 5 tahun, dan tentunya bukan hanya modal saja yang dibutuhkan, tetapi juga butuh biaya untuk menjaga nilai aset kita tetap baik.
Sekarang kita lihat bagaimana aset terbentuk di dalam Asuransi. Kita ambil sebagai contoh, seseorang Laki usia 30 tahun, membeli polis asuransi Bebas Ikhtiar dengan premi 1 jt per bulan atau 12 juta setahun. Maka yang didapat adalah Uang Pertanggungan Meninggal Karena Apapun sebesar 1,2 M, dan Uang Pertanggungan Meninggal karena kecelakaan 500 juta dan Uang Pertanggungan Karena Kecelakaan dikendaraan umum 500 juta. Supaya nggak bingung, kita fokus aja kepada Uang Pertanggungan 1,2 M.
Berarti aset Intangible yang ada adalah 1,2 Milyar. Bayangkan dengan tabungan investasi 12 juta, langsung saat ini siap uang 1,2 M kalau terjadi resiko meninggal dunia. Berarti kenaikan aset mencapai 10.000% (dari 12 jt mejadi 1,2 Milyar). Coba bayangkan, kita berinvestasi 12 juta setahun, artinya aset ini ada potensial keuntungan karena berbentuk investasi, dan uang ini masih bisa kembali, tetapi dilain fihak telah siap dana 1,2 M yang akan keluar kapan saja kalau dia meninggal dunia, berarti dari 12 juta naik 10.000% menjadi 1,2 M. Jadi kalau terjadi resiko meninggal dunia sat ini aset yang cair adalah 1,2 Milyar ditambah dengan Nilai Investasi uang 12 jt yang kita taruh. Bukti kepemilikan aset ini ditunjukkan dalam bentuk Polis Asuransi. Ini cara Menaikkan aset 10.000 persen.
Sekarang coba bayangkan kalau kita berinvestasi dengan membeli rumah. Misalnya harga rumah sekarang adalah 100 juta, dengan cicilan selama 5 tahun dan DP 20 juta, berarti cicilannya adalah sekitar, 1,8 juta sebulan. Seandainya dalam 5 tahun kenaikan properti menjadi 500 juta, berarti Aset nya naik 500% dari 100 juta. Berarti biaya yang keluar adalah 1,8 juta x 60 = Rp. 108 jt ditambah DP dan biaya lain Rp. 43.650.000, jadi total yang dibayar adalah Rp. 151.650.000,-. Jadi kenaikan sebenarnya nggak sampai 500%. Kepemilikan rumah ini secara hukum adalah dengan sertifikat, tetapi karena masih dalam bentuk kredit berarti sertifikatnya dipegang oleh Bank. Dengan cara ini tidak mungkinlah kita menaikkan aset 10.000 persen.
Jadi kita lihat, bagaimana asuransi membentuk sebuah aset seketika, tanpa harus menunggu dalam waktu yang panjang. Sehingga ini adalah suatu cara yang sangat menarik untuk meningkatkan aset, karena pertama murah dan yang kedua aset yang digunakan untuk membentuknya juga tetap berkembang dan selalu ada.
Jadi keuntungan menaikkan Aset di Produk Unit Link adalah
Aset langsung siap ketika polis disetujui.
Proses pembelian praktis dan mudah.
Uang Modal tetap ada, dan memberikan potensi keuntungannya.
Nggak repot pencairannya ketika resiko terjadi. (Bayangkan bagaimana menjual sebuah rumah)
Memiliki bukti kepemilikan yaitu Polis.
Jadi menaikkan aset dengan menggunakan asuransi menjadi salah satu pilihan yang menarik. Karena banyak kelebihan yang bisa didapat. Tetapi kita harus menyadari bahwa aset ini akan sangat berarti ketika terjadi resiko. Tetapi apabila tidak terjadi resiko, investasi ini secara jangka panjang pun berkembang cukup bagus. Jadi selamat mencoba Menaikkan aset 10.000 persen.
Mau tahu lebih banyak mengenai program Bebas Ikhtiar, silahkan klik di SINI.