Ibu Rumah Tangga Perlu Asuransi Penyakit Kritis

Ibu Rumah Tangga Perlu Asuransi Penyakit Kritis

Ibu Rumah Tangga menempati tempat paling sentral dalam sebuah keluarga. Pekerjaan yang harus diembannya seringkali nggak ada putus-putusnya. Ini membuat resiko kesehatan yang ditanggung menjadi sangat besar.

Sementara rawat inap seringkali menjadi kekhawatiran banyak orang, begitu besar biaya yang harus ditanggung apabila seseorang terkena sakit saat ini, dan akan bertambah jauh lebih besar kalau terkena sakit-sakit yang sangat parah atau yang disebut sakit-sakit kritis. Ibu rumah tangga dan para pekerja freelance termasuk kelompok orang yang jarang punya asuransi. 

Ibu rumah tangga biasanya menggantungkan asuransinya pada asuransi yang didapat dari tempat kerja suami. Tapi sebaiknya memiliki asuransi sendiri, terlebih lagi apabila dapat melengkapi polis asuransi yang diberikan perusahaan asuransi suami.

Apakah kamu Ibu rumah tangga? Yuks pahami pentinya memiliki asuransi penyakit kritis seperti pembahasan berikut ini :

Pahami Bahwa Wanita Memiliki Tubuh Yang Kompleks
Wanita berbeda dengan kaum pria, wanita memiliki tubuh yang lebih kompleks karena wanita mengalami kehamilan, haids, manopose dan lain-lain. Karena kompleksnya tubuh wanita, ini menyebabkan resiko penyakit menjadi lebih besar dialami oleh wanita. Banyak penyakit-penyakit berat yang tidak ada dikaum pria, misalnya : Kanker kandungan, Lupus, kanker serviks dan lain-lain.

Asuransi Penyakit Kritis Akan Meringankan Biaya Pengobatan
Ketika kita dirawat di Rumah sakit bukan hanya kesembuhan yang harus dikhawatirkan. Anggota keluarga yang ikut merawat harus dipikirkan biaya-biaya yang harus dikeluarkan. Bayangkan apabila biaya-biaya itu harus ditanggung sendiri, tentunya akan sangat membingungkan.

Adanya asuransi akan membantu meringankan biaya pengobatan. Karena keberadaan asuransi sangat meringankan maka sangat penting untuk memilih asuransi yang tepat. Kemudahan klaim menjadi salah satu yang paling harus diperhatikan.

Ketika Ibu Rumah tangga sakit, seringkali banyak pekerjaannya yang tidak dapat dilakukan oleh keluarga lainnya, yang membuat biaya-biaya lainnya bisa naik tinggi juga.

Asuransi Penyakit Kritis Bikin Kita Fokus Pada Kesembuhan.

Seorang wanita, biasanya berpikir dengan menggunakan hatinya, sehingga beban pikiran yang mengganggu akan langsung terasa dampaknya secara fisik.

Penyakit umumnya timbul dari beban-beban pikiran yang kita hadapi, jadi semakin banyak beban pikiran akan semakin beresiko kita mengalami sakit. Sehingga ketika kita dirawat karena sakit, sangat penting kalau kita tidak berpikir macam-macam.

Asuransi Penyakit Kritis akan membantu kita mengurangi beban-beban biaya berkaitan biaya-biaya. Kita sebagai pasien akan fokus kepada kesembuhan bukan mencari biaya-biaya tambahan.

 

Asuransi Penyakit Kritis dapat Memberikan Ketenangan Secara Financial

Ketika seorang Ibu rumah tangga masuk rumah sakit, akan banyak hal yang menjadi berantakan, juga masalah finansial. Apalagi penyakit yang datang adalah penyakit kritis. Sangat sulit menyeimbangkan pemenuhan kebutuhan rumah tangga dengan biaya pengobatan.

Jika semua keluarga terlindungi asuransi, maka kekhawatiran akan berkurang, karena setiap ada anggota keluarga yang sakit asuransi akan selalu siap melindungi dari sisi pembiayaan.

Asuransi Penyakit Kritis Menjadi Pengganti Dana Darurat

Berapa banyak diantara kita yang selalu rajin dan telaten menyisihkan sebagian penghasilan untuk dana darurat? Jika anda termasuk orang yang nggak disiplin, maka kepemilikan asuransi penyakit kritis akan menjadi pilihan yang penting. Tanpa dana darurat dan asuransi tentunya biaya pengobatan akan sangat memberatkan.

Biarpun asuransi dapat menjadi pengganti dana darurat, kita tetap perlu mengupayakan dana darurat, karena mungkin saja ada kebutuhan yang diluar asuransi.

Jadi kesimpulannya, seorang Ibu rumah tangga sangat membutuhkan perlindungan asuransi penyakit kritis. Carilah program yang terbaik dengan berkonsultasi dengan agen-agen asuransi yang terpercaya.

Asuransi Bayar Pendek

Asuransi Bayar Pendek

Asuransi Bayar Pendek adalah kebiasaan yang sering terjadi di sekeliling kita. Sangat sering kita mendengar kata-kata, Pokoknya saya nggak mau lama-lama bayar preminya!

Pertanyaan yang sering timbul dibenak kita adalah kenapa kita harus takut bayar/nabungnya lama diasuransi?

Sekarang kita coba cari analoginya, supaya kita mudah memahami, dan mungkin dapat menambah wawasan kita mengenai asuransi yang benar.

Sampai sekarang kita masih ada nabung di Bank? Tentunya masih kan …

Berapa tahun ?

Sejak kuliah? Sejak bekerja? Sejak menikah?

Tetapi kenapa masih nabung sampai sekarang ? Padahal lama loh. Ya, karena kalau nggak nabung duitnya cepat habis dan nggak bisa tuk beli apa pun.

Sadar nggak sih, kalau cara seperti itu justru “berisiko” tinggi!

Resiko apa saja yang mungkin terjadi?

  1. Tabungan bisa cepat HABIS, bahkan dapat dalam hitungan hari saja, apabila terkena musibah yang tidak terduga, seperti Sakit Kritis, Menjadi Cacat, atau pun Masuk RS.
  2. Yang kita tabungkan hanya mampu memenuhi kebutuhan saja, kekurangannya mungkin kita akan berhutang, belum lagi apabila ada keinginan biarpun tabungan tidak cukup, padahal kita sudah bekerja keras tetap saja belum cukup.
  3. Tabungan itu tidak mudah buat diwariskan, ketika pemilik rekening di Bank meninggal dunia, banyak syarat yang harus dipenuhi oleh ahli waris untuk mencairkan uangnya, bahkan beberapa kejadian membutuhkan pengacara. Apalagi kalau harus merujuk UU Waris, yang tentunya semakin sulit buat mengatur pembagiannya.

Ribet kan ….

Beda kalau kita nabung diasuransi …

Nilai tabungannya tetap, dan disiplin karena autodebet. Bisa bayarin biaya Rumah Sakit (Gratis), nggak perlu ambil tabungan apalagi harus jual aset.

Semakin lama nabung, akan semakin besar keuntungan yang kita dapat. Dan satu lagi, jaminan uang tabungan akan diberikan ke ahli waris dengan mudah tanpa ribet dengan hukum apabila kita meninggal dunia. Dan satu lagi , yang nggak ada saingannya …. Tabungan ini BEBAS PAJAK!

Jangan Beli Polis Asuransi !!

Jangan Beli Polis Asuransi !!

Saat ini untuk mendapatkan Polis Asuransi sebetulnya bukan sesuatu yang sulit, karena banyaknya perusahaan asuransi dan agen yang dapat membantu kita untuk mewujudkannya. Tetapi faktanya jumlah pemegang polis asuransi secara prosentase tidak bertambah secara signifikan.

Hal ini terjadi karena masih ada rasa takut dari sebagian orang untuk membeli asuransi, sehingga muncul kata-kata, Jangan beli polis asuransi !! 

Ada beberapa alasan  yang sering digunakan oleh masyarakat untuk tidak membeli asuransi, yaitu :

 1. Premi Asuransi Mahal
Pada dasarnya semua orang memiliki kebutuhan asuransi, masalahnya banyak faktor yang membuat orang menjadi mundur ketika melihat kewajiban premi yang harus dibayar. Memang bisa saja premi asuransi menjadi mahal.

Salah satu yang memicu premi asuransi menjadi mahal adalah usia masuk yang sudah terlalu tinggi. Karena resiko mengikuti usia, jadi semakin tinggi usia kita, maka kewajiban premi akan semakin tinggi.

Pemicu lainnya adalah sudah memiliki penyakit yang beresiko, sehingga ini membuat adanya tambahan resiko yang akan dibebankan kepada premi asuransinya, yang menyebabkan premi menjadi terlihat mahal.

Bisa juga premi menjadi mahal dikarenakan faktor pekerjaan dan hobi yang beresiko tinggi. Tetapi dibandngkan resiko yang dihadapi, sebetulnya premi itu terlihat semakin murah.

Jadi, sebetulnya kalau kita membeli asuransi pada usia muda dan masih sehat, tentunya preminya pasti akan jauh lebih murah.

2. Nanti belinya saat menjelang tua saja.
Ini adalah keputusan yang kurang tepat, karena semakin tinggi usia kita akan semakin mahal preminya, bahkan kemungkinan sudah tidak dapat diterima, karena ada resiko-resiko penyakit yang sudah tinggi.

Selain itu karena jangka waktu semakin pendek, mungkin dibatasi kemampuan mencari nafkah, ini membuat premi menjadi semakin mahal. 

Jadi hindarilah pernyataan seperti ini.

3. Sudah ada asuransi dari kantor.
Pernyataan ini sering timbul dari para karyawan yang sudah mendapat perlindungan yang besar dari kantornya. Tetapi seringkali mereka lupa, bahwa bekerja selalu ada batas waktunya, dan kalau waktunya sudah tiba tentunya kantor kita juga akan mencabut polis asuransi yang telah disediakan. Masalahnya, ketika kita mencoba membeli Polis Asuransi saat itu tentunya premi dan kondisi kesehatan kita sudah berbeda, sehingga menjadi mahal dan mungkin terbatas perlindungannya.

Jadi, cobalah cari asuransi tambahan yang kita beli sendiri, walaupun perusahaan sudah menyediakannya.

4. Klaim susah
Pernyataan ini paling sering terjadi dilapangan. Pada dasarnya Klaim itu apabila didasari oleh alasan yang tepat dan memang dalam cakupan perlindungan semua proses akan berjalan cepat.

Jadi untuk menghindari hal ini terjadi, caranya cukup mudah, yaitu isi aplikasi dengan sebenar-benarnya dan pelajari polis sebaik-baiknya, kita harus tahu apa saja yang menjadi cakupan perlindungan dan apa saja yang dikecualikan.

5. Ragu dalam membuat keputusan
Sering kali kita berpikir apakah keputusan membeli Polis Asuransi adalah tepat? Kondisi ini sering terjadi terutama karena kita tidak yakin apakah Asuransi dibutuhkan atau tidak. Untuk menjawab pertanyaan itu caranya adalah dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang asuransi. 

Jangan pernah khawatir, karena saat ini ada teknologi yang membuat kita sangat mudah mencari informasi, apalagi sudah semakin banyak perusahaan-perusahaan Fintek yang bersaing, sehingga banyak informasi positif yang disampaikan.

6. Lebih baik beli Investasi
Banyak orang berpikir lebih baik berinvestasi, karena pertumbuhan uangnya akan menjadi tinggi. Menurut mereka Asuransi hanyalah biaya, jadi menjadi beban.

Tahukah teman-teman, Investasi sebagus apapun akan menjadi sia-sia ketika kita sakit dan menghabiskan uang banyak. Karena Investasi itu akan habis diambil untuk biaya pengobatan.

Tahukah teman-teman, bahwa di asuransi juga ada produk yang dikombinasi dengan Investasi, yaitu adalah unit link. Bayangkan uang kita bertumbuh tetapi perlindungan juga tetap berjalan. Malah ada produk tambahan yaitu Waiver Premium  yang tidak bisa kita miliki kalau membeli perlindungan yang berdiri sendiri.

Waiver Premium akan membayarkan investasi kita sampai waktu tertentu apabila kita terkena sakit kritis atau meninggal dunia.

Dengan informasi ini, mudah-mudahan teman-teman semakin menyadari bagaimana pentingnya asuransi, karena dengan adanya polis asuransi maka penghasilan dan tabungan kita tetap terjaga apabila kita terkena resiko sakit.

Keuntungan Membeli Asuransi FWD Life

Keuntungan Membeli Asuransi FWD Life

Banyak perusahaan Asuransi di Indonesia, tetapi Asuransi FWD Life memiliki perbedaan dibandingkan asuransi lain. Dalam tulisan ini saya mencoba menguraikan apa saja sih keuntungan membeli polis disini.

Kelebihan-kelebihan yang dimiliki FWD Life sangat beragam, membuat asuransi ini menjadi pilihan yang menarik. Kelebihan-kelebihan itu adalah :

1. Proses Full Digital
Proses Digital membuat proses menjadi sangat mudah dan cepat, ditambah monitoring polis bisa melalui Handphone saja.

2. Otomatis Undewriting
Proses undewriting seringkali lama, paling cepat adalah 1 sd 3 hari, padahal mungkin kondisi kesehatan baik-baik saja. Dengan FWD yang dilengkapi oleh Undewriting Otomatis, maka proses tercepat hanya 5 menit saja.

3. Memiliki E-Polis
Keuntungan memiliki e-Polis adalah kita tidak perlu pusing lagi melihat polis ketika dibutuhkan karena hanya dengan Handphone saja polis sudah bisa diakses dengan mudah. Polis sudah siap hanya dalam hitungan menit saja tanpa harus menunggu berhari-hari.

4. Klaim Tanpa Polis
Klaim asuransi ada 3 jenis yang pertama klaim meninggal dunia, yang kedua klaim Hidup (Sakit) dan Klaim Nilai Tunai. Semua proses klaim di FWD Life tidak dibutuhkan Polis, karena sudah memiliki e-polis. Dimana ditempat lain malah dibutuhkan surat hilang dari kepolisian.

5. Melindungi Olahraga Extrem
Semua polis FWD Life melindungi olahraga ekstrem yang jarang dimiliki oleh asuransi lain.

6. Memiliki 2 bentuk Asuransi
FWD Life memiliki dua bentuk Asuransi, yaitu konvensional dan syariah, ini membuat ragam produk yang dimiliki menjadi sangat lengkap.

7. Memiliki banyak varian Unit Link
Didalam produk asuransi ada beberapa jenis varian Unit Link, dan di FWD semua varian itu ada. Front Loading dengan SPrintlink dan SPrintlink Plus, Back End Loading dengan Bebas Optimal dan Hybrid dengan Bebas Ikhtiar.

8. Memiliki Produk Online
FWD Life memiliki produk Online yang sangat keren yaitu Bebas Aksi, Bebas Rencana dan FWD LooP.

9. Rider Melindungi Bunuh Diri
Satu-satunya produk asuransi yang memiliki rider Kesehatan, Kecelakaan dan Penyakit Kritis yang melindungi tertanggung dari bunuh diri.

10. Satu Polis untuk Banyak
Semua Polis FWD Life bisa melindungi keluarga hanya dengan satu polis saja. Sehingga lebih murah dan effisien.

11. Perlindungan Rider Kesehatan yang panjang
Satu-satunya (sampai tulisan ini dibuat) yang memiliki perlindungan sampai usia 100 tahun. Sehingga perlindungan Kesehatan menjadi sangat optimal.

12. Memberi Hadiah Medical Check Up
Produk Hospital & Surgical di FWD Life memberikan hadiah Medical Check Up gratis setiap tahunnya.

13. Memberikan fasilitas Discont
Asuransi FWD Life memberikan fasilitas Discount di lebih 500 provider di seluruh Indonesia dengan FWD Max. Dari Go Pay, PLN, Exelco dan lain-lain.

14. Memiliki Asuransi Group
asuransi FWD Life memiliki asuransi group yang sangat bagus dan bisa dari 5 orang karyawan saja. Lengkap dengan Asuransi Kesehatan, Rawat Inap, Rawat Jalan, Maternity, Gigi dan lain-lain.

15. Memiliki Porta Nasabah
Untuk mengawasi polis-polis kita, FWD Life memiliki portal yang dapat diakses 24 jam dan 7 hari, ini membuat nasabah dapat terus melihat polisnya kapan pun dan dimana pun.

16. Memiliki layanan Customer Care
Layanan Customer Care FWD Life bekerja 24 jam dan 7 hari (1500391), jadi kapanpun dibutuhkan FWD Life siap membantu anda.

Dengan kelebihan yang sangat banyak, sangat sulit mengatakan tidak buat Asuransi FWD Life. Mau tahu lebih banyak mengenai FWD Life klik gambar WhatsApp dibawah yaa :

Profil Agen Hikmat Ismiandito dapat dilihat di SINI.

Manfaat Polis Asuransi Jiwa

Manfaat Polis Asuransi Jiwa

Memiliki Polis Asuransi Jiwa merupakan pilihan yang tidak mudah, karena hampir semua manfaatnya lebih dinikmati oleh ahli waris atau keluarga kita. Asuransi jiwa menjadi suatu pertanggung jawaban yang berat, ini adalah wujud dari rasa kasih sayang kita kepada keluarga.

Oleh sebab itu pemahaman kita terhadap manfaat asuransi sangat penting, jadi perlu kita tahu apa saja manfaat dari Asuransi Jiwa.

Manfaat Asuransi Jiwa.

1. Membuat tenang pikiran
Meninggalnya tulang punggung keluarga tidak hanya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggal. Dengan perlindungan yang cukup, maka kita tidak perlu khawatir terhadap anak dan istri seandainya kita sampai meninggal dunia. Jadi kita akan memiliki rasa tenang dalam pikiran kita.

2. Ladang Tabungan
Asuransi Jiwa Unir Link dapat menjadi ladang tabungan kita buat berbagai macam kebutuhan jangka panjang, seperti pendidikan anak, hari tua dan lain-lain. Banyak hal yang dapat direncanakan menggunakan Asuransi Jiwa Unit Link ini.

3. Jaminan Buat Pendidikan Anak
Dengan Asuransi Jiwa, perencanaan pendidikan menjadi lebih bagus, karena investasi yang diberikan bisa mengalahkan inflasi yang selama ini menghantui kita. Biaya pendidikan yang sangat mahal, membuat perencanaan pendidikan harus dilakukan jauh-jauh hari, karena semakin panjang perencanaannya maka akan semakin murah nilai tabungannya.

4. Sebagai Pengganti Nafkah buat Keluarga yang ditinggal
Apakah ada cara lain yang dapat mengganti penghasilan kita? Hanya dengan asuransi perlindungan itu ada. Bayangkan seandainya terjadi sesuatu dengan kita, dan kita tidak dapat memberikan penghasilan lagi kepada keluarga, maka asuransi akan memberikan penghasilan pengganti tanpa perlu keluarga melakukan apapun lagi, seperti bayar premi dan lain-lain.

5. Melindungi resiko beban hutang
Sangat sulit jaman sekarang terhindar dari hutang, hampir semua kehidupan selalu melibatkan ini. Masalahnya Hutang dapat meninggalkan masalah bagi yang meminjam maupun yang memberi pinjaman, terutama apabila peminjam mengalami meninggal dunia. Hutang ada yang jangka panjang, atau jangka pendek, tetapi yang pasti kalau peminjam meninggal dunia, hutang akan langsung JATUH TEMPO, masalahnya siapa yang akan bayar. Dengan adanya asuransi hal ini tidak usah dikhawatirkan lagi.

6. Investasi masa depan
Banyak kebutuhan jangka panjang, masalahnya inflasi selalu membayangi, bagaimana apabila ada sebuah program yang dapat mengatasi inflasi lengkap dengan perlindungannya, yaitu asuransi. Adakah yang bisa menolaknya ?

7. Mengurangi Resiko Kecelakaan
Banyak dampak dari sebuah kecelakaan, dari kehilangan penghasilan sampai ketidakmampuan mencari nafkah. Dengan adanya asuransi, maka resiko ini menjadi semakin kecil.

8. Mengurangi Resiko Cacat Total
Apabila seseorang mengalami Cacat Total Tetap, yang dibutuhkan adalah uang buat pemulihan dan pengganti penghasilan yang hilang buat keluarga. Tanpa asuransi tentunya hal ini akan berat sekali, dengan asuransi secara financial akan menjadi lebih mudah, karena uang cash langsung kita miliki,

9. Mengatasi Biaya Rumah Sakit
Biaya Rumah Sakit setiap tahun selalu semakin mahal, bayangkin apabila tahu-tahu kita harus masuk Rumah Sakit secara tiba-tiba, bukan saja hanya masalah biaya, untuk masuk saja dibutuhkan DP yang mau tidak mau harus dibayar. Dengan adanya asuransi, hanya dengan menunjukkan kartu yang kita miliki semuanya langsung tertanggulangi.

10. Mengurangi Resiko Tua
Ini bukan berarti awet muda, tetapi dengan asuransi kita bisa mempersiapkan masa depan kita lebih baik, sehingga tidak perlu bergantung kepada siapa pun hari tua kita.

11. Aset yang aman
Uang Pertanggungan asuransi berfungsi sebagai sebuah aset, salah satu ciri dari sebuah aset adalah memiliki bukti kepemilikan, kalau di properti itu sertipikat sementara di asuransi adalah polis asuransi. Aset asuransi dalam perjalanannya diawasi secara ketat secara terus menerus oleh pemerintah, oleh sebab itu aset ini sangat aman.

12. Keuangan Jangka Panjang untuk Anda dan Keluarga
Asuransi diibaratkan mengakumulasikan uang kita untuk jangka panjang, hasil akumulasi ini tentunya lama-lama akan menjadi besar dan sangat bermanfaat buat hari tua kita.

13. Aset yang terlindungi
Kita memiliki aset dalam produk-produk lain ada resiko hilang karena penipuan dan lain-lain. Sementara di asuransi ini ada pertanggung jawabannya dan diawasi oleh negara sehingga aman untuk anda pegang secara jangka panjang.

14. Dapat diakses ke Uang Tunai
Ketika kita memiliki polis asuransi, maka kita juga memiliki akses ke pada Nilai Tunai yang ada didalam polis dan bisa dicairkan kapan saja menjadi tunai, tentunya dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan sejak kita pertama kali membeli polis asuransi.

15. Membuat Receh menjadi Uang Besar
Dengan asuransi uang receh menjadi uang besar, sehingga bisa menjadi manfaat kepada peliliknya. Siapa sangka uanga Rp. 20.000 perhari bisa menjadi bernilai ratusan juta rupiah hanya dengan mengkonversi melalui polis asuransi saja.

Inilah manfaat-manfaat asuransi, jadi sulit mencari alasan untuk tidak membeli asuransi karena manfaatnya yang sangat banyak. Mau tahu lebih detail langsung tanya aja dengan klik gambar dibawah :

Ketika Suami Meninggal Dunia tanpa Asuransi

Ketika Suami Meninggal Dunia tanpa Asuransi

Umumnya orang memandang ketika suami meninggal dunia hanya persoalan kehilangan pasangan yang mendominasi permasalahan didalam sebuah keluarga. Padahal ada hal yang jauh lebih besar yang akan terjadi dan seringkali baru dirasakan ketika hal itu sudah terjadi.
Coba kita lihat bagaimana perjalanan sebuah polis asuransi. 
Ketika seorang agen asuransi datang menawarkan asuransi jiwa kepada para suami, tidak jarang mereka khawatir istrinya tidak setuju, dan istri seringkali khawatir uang belanjanya akan berkurang. Apalagi pasangan muda, mereka selalu merasa perjalanan hidup masih panjang dan yakin bahwa kehidupan akan berjalan selamanya. 
Pernah nggak kita berpikir, bagaimana seandainya takdir berkehendak lain, suami harus meninggal disaat usia masih muda, dimana anak-anak yang ditinggal masih belia ?
Apabila kejadiannya seperti itu, setidaknya ada 3 langkah yang pada umumnya dilakukan istri jika suami meninggal dunia tanpa asuransi jiwa.

1.Pulang ke rumah orantua

Ini juga tergantung bagaimana kondisi orang tua, apakah mereka masih mampu menanggung dan mengurus anak dan cucunya.

2.Bekerja

Walaupun mungkin, sebelumnya istri sudah bekerja, tetapi karena kehilangan sebagian besar penghasilan keluarga, mau nggak mau dia harus kerja lebih keras lagi dan anak-anak mau nggak mau dititipkan kepada pengasuh atau tetangga. Apabila sebelumnya dia tidak bekerja, maka anak seolah-olah kehilangan kedua orang tuanya.
3.Cari suami baru
Ini juga kalau ada yang mau, seandainya mau pun apakah suami baru ini bisa menerima anak-anak seperti adanya? 
Tiga langkah di atas adalah hal yang sering terjadi pada keluarga yang kehilangan Suami pada usia muda. 
Tetapi lain halnya apabila ternyata suami memiliki asuransi jiwa dengan Uang Pertanggungan yang cukup memadai, maka istri masih memiliki pilihan yang keempat, yaitu :

Tetap dapat melanjutkan kehidupan dengan tenang, tidak perlu balik ke rumah ortu, tidak perlu bekerja, dan bahkan tidak perlu suami baru, karena kebutuhan sudah dapat ditutupi oleh warisan dari uang asuransi jiwa suami.

Jadi sebagai sebuah keluarga, rencanakanlah perlindungan sebaik-baiknya, kita tidak pernah tahu kapan resiko itu terjadi.
Kita tinggal memilih, lebih baik memikirkan sekarang saat kita masih baik-baik saja atau kita pikirkan nanti saat bencana itu sudah datang.
Silahkan Anda pikirkan mau pilih yang mana, apabila mau bertanya lebih detail silahkan WA : 08161963144 atau klik gambar dibawah. | Agen : Hikmat Ismiandito, profil klik di SINI