Jual Asuransi Jiwa di Banten Hubungi 08161963144

Jual Asuransi Jiwa di Banten Hubungi 08161963144

Asuransi Jiwa Unit Link

Gambar : Kompasiana

Terima kasih atas kunjungannya ke blog myfwdlife.com. Ini adalah sebuah solusi Asuransi untuk Kehidupan. Terjemahan yang tidak tepat membuat banyak orang berpikir bahwa Asuransi Jiwa itu untuk orang yang mau Meninggal Dunia. Untuk itu FWD Life membuat sebuah konsep baru yaitu Asuransi Hidup.

Asuransi Hidup adalah sebuah asuransi yang manfaatnya adalah buat kehidupan atau buat orang-orang yang masih hidup. Produk dasar dari produk ini seperti Asuransi Seumur Hidup, karena memproteksi sampai usia 80 tahun sd 100 tahun. Jadi asuransi ini menjadi sebuah Asransi Lingkungan Hidup buat keluarga yang kita sayangi.

Apa yang Anda perlukan untuk perencanaan Hidup Anda ? Semua ada disini dari produk Konvensional sampai dengan yang Syariah. Mudah-mudahan semua informasi di blog ini dapat menjadi solusi kebutuhan asuransi Anda,

Kelebihan Umum Produk-Produk FWD Life adalah :

  1. Satu polis bisa buat 10 orang | Konvensional & Syari’ah
  2. Produk-produk rider melindungi Hobi Ekstrem (Terjun payung, diving, balap mobil dll)| Konvensional
  3. Sistem Digital
  4. Produk Rider melindungi Bunuh Diri | Konvensional
  5. Melindungi Pilot Non Schedule Flight dan Awak kapal | Konvensional

Klik pada nama produk (Ditebalkan) untuk keterangan lebih lengkap, dan anda pun dapat membaca penjelasannya di bagian bawah. Asuransi Hidup.

 

Asuransi FWD Syariah
No. Kebutuhan Produk dan Solusi
1. Asuransi Jiwa + Investasi FWD Bebas Ikhtiar
2. Asuransi Penyakit Kritis FWD CI Accelerated Syariah + Bebas Ikhtiar
FWD CI Non Accelerated Syariah + Bebas Ikhtiar
3. Asuransi Perencanaan Pensiun FWD Bebas Ikhtiar  + FWD Waiver of Premium/Plus Syariah
4. Asuransi Perencanaan Pendidikan FWD Bebas Ikhtiar + FWD Payor Term Syariah
5. Protection Income FWD Bebas Ikhtiar + FWD CI Syariah + FWD Waiver of Premium/plus Syariah
6. Protection Income Family FWD Bebas Ikhtiar + FWD Family Term Syariah + FWD Family Waiver

 

Asuransi FWD Konvensional
1. Asuransi Jiwa + Investasi SPrint Link Plus
Bebas Optimal
2. Investasi Ultimate Link
3. Asuransi Jiwa FWD Payor Term (Rider) pada produk SPrint Link Plus
FWD Family Term (Rider) pada produk SPrint Link Plus
FWD Sprint Family Protection (Paket)
Bebas Rencana (Online)
3. Asuransi Penyakit Kritis FWD Critical Illness Accelerated pada  SPrint Link Plus
FWD Critical Illness Non Accelerated pada produk SPrint Link Plus
4. Asuransi Kecelakaan FWD ADDB pada produk  SPrint Link Plus
FWD APro Accident Protector
Bebas Aksi (Online)
5. Asuransi Kesehatan Cashless FWD H&S pada produk SPrint Link Plus
FWD SPrint Health (Paket)
FWD SPrint Family Health (Paket)
6. Asuransi Kesehatan Hospital Cash FWD HC pada produk SPrint Link Plus
7. Asuransi Pendidikan FWD SPrint Education
8. Asuransi Hari Tua FWD SPrint Retirement
9. Protection Income FWD Sprint Family Protection (Paket)
10. Solusi Asuransi Menyeluruh FWD SPrint Family Health & Protection (Paket)
11. Asuransi Group FWD Corporrate Care

Untuk permohonan ilustrasi silahkan isi form dibawah ini atau WA : 08161963144

     

    Anda pun dapat menghubungi saya secara langsung untuk konsultasi GRATIS.

    Hikmat Ismiandito (Financial Wealth Director) | Profil detail klik di SINI

    HP/WA: 08161963144 | Email: saya@hikmatismiandito.com | Tinggal di Tangerang Selatan

     

     

    Jual Asuransi Jiwa di Banten Hubungi 08161963144

    Kenapa berinvestasi di Unit Link

    Unit Link

    Gambar : Kompasiana

    Unit Link lahir dunia asuransi dengan banyak macam jenisnya, produk ini disayang sekaligus dibenci sehingga lahir pro kontra di banyak tempat. Tetapi sebagai praktisi saya yakin bahwa setiap produk yang dilahirkan didunia ini selalu memiliki manfaat, hanya masalahnya ketika seseorang membeli produk ini apakah sesuai dengan apa yang dia bayangkan atau tidak.

    Sebetulnya yang sering membuat pro dan kontra dari produk ini adalah yang pertama banyaknya agent yang memasarkan produk ini tidak terlalu menguasai produk secara detil, dan yang kedua adalah umumnya karena kurangnya edukasi di masyarakat mengenai investasi yang membuat masyarakat menjadi terlalu percaya kepada para agent tanpa melakukan penelitian lagi.

    Sekarang kita coba kupas mengenai produk unit link ini, sebuah produk asuransi yang dikombinasikan dengan investasi. Sebetulnya, produk asuransi yang digabung dengan model investasi sudah ada dari dahulu kala, hanya sifatnya lebih tertutup contoh produknya adalah Endowment (Biasa buat pendidikan anak, hari tua dan Investasi). Produk ini tertutup dan semua biaya tidak dibuka secara transparan, biasanya kentungan yang diberikan sangat kecil malah bisa dibawah bunga bank, karena memang investasi yang dilakukan hanya sebatas deposito bank.

    Unit Link ini adalah sebuah produk Asuransi yang digabung dengan investasi tetapi sifatnya unbundled (terbuka), artinya semuanya transparan terutama berkaitan dengan biaya biaya. Berkaitan dengan modelnya, ada tiga jenis Unit Link, yaitu :

    1. Front End Loading, dimana biaya akuisisi dipotong di depan.
    2. Back End Loading, dimana biaya akuisisi dipotong di belakang ketika terjadi pengambilan.
    3. Hybrid, kombinasi dari kedua diatas.

    Dan biaya-biaya yang ada didalam produk ini adalah :

    1. Akuisisi
    2. Biaya Pemeliharaan
    3. Biaya Administrasi (COA)
    4. Biaya Asuransi Dasar (COI)
    5. Biaya Asuransi Tambahan (COR)
    6. Biaya Pengambilan
    7. Biaya Top Up

    Biaya ini terlihat sangat banyak, tetapi sebetulnya biaya ini terlihat besar karena pada produk ini semua transparan, investasi naik turun pun menjadi resiko dari Nasabah, tetapi kalau untung besar pun tetap menjadi keuntungan nasabah.

    Kebanyakan orang yang kontra Unit Link selalu mengatakan bahwa unit link tidak cocok menjadi investasi karena banyaknya biaya yang dibebankan kepada produk ini. Sehingga investasi menjadi tidak cocok di tawarkan dalam produk ini.

    Tetapi kita coba lihat dari sisi lain, yang pertama adalah janganlah taruh telor dalam satu keranjang, karena kalau keranjangnya jatuh maka telor akan pecah semua artinya kalau kita investasi, jangan di taruh dalam satu tempat, supaya kalau tempatnya jatuh maka uang kita tidak hilang semua. Kalau kita lihat prinsip ini, harusnya Unit Link adalah salah satu tempat yang cocok buat menyebar investasi kita. Ini kalau dilihat sebagai fungsi.

    Kelebihan-kelebihan Unit Link

    1.Sisi Proteksi

    Dari sisi proteksi ada beberapa produk tambahan yang tidak dimiliki oleh produk manapun yang ada di dunia, waiver series, produk ini sangat unik, karena apabila terjadi resiko maka perusahaan asuransi membayarkan premi sampai jangka waktu tertentu, sehingga investasi terus berkembang.

    Selain itu, karena produk ini semua biaya dipotong dari Nilai Investasi, bukan dari premi sehingga apabila kita mengalami lupa bayar, perlindungan tetap berjalan. Coba bayangkan kalau kita membeli asuransi murni, ketika lupa maka polis langsung berhenti.

    Dan perlindungan program-program Unit Link sangat panjang bahkan ada yang mencapai 100 tahun, ini membuat produk ini memiliki keunikan tersendiri.

    2.Sisi Investasi

    Produk ini menggunakan Investasi melalui produk REKSADANA, jadi kalau ada yang mengatakan bahwa investasi ini memberikan imbal hasil lebih baik tentunya kurang tepat, karena adanya biaya-biaya lain yang dipungut dalam produk ini. Tetapi bukannya dengan adanya produk ini membuat produk ini menjadi buruk, karena tambahan biaya itu justru membuat produk investasi ini semakin menarik.

    Misalnya ketika kita sedang berinvestasi dan kemudian terkena penyakit kritis, maka pada investasi ini yang terjadi kewajiban berinvestasi berhenti dan premi akan dibayarkan oleh perusahaan, sehingga walaupun kita tidak membayar tetapi investasi tetap berkembang.

    Jadi bisa kelihatan kelebihan berinvestasi di Unit Link adalah ketika terjadi resiko investasi tetap berkembang, tetapi kalau di reksadana yang terjadi malah investasi bisa menyusut karena tidak dibayar lagi bahkan cenderung diambil.

    Selain itu, pada produk-produk unit link sedikit berbeda pada produk reksadana, dimana pada Unit Link switching biasanya GRATIS, sementara pada reksadana perlu jual dan beli lagi, sehingga bisa saja tekena biaya.

    Dan karena umumnya produk ini dijual secara premi berkala, sehingga produk ini sudah mengalami proses cost averaging yaitu sebuah proses untuk memperkecil resiko dengan sistem pembelian secara berkala dan rutin, sehingga apabila ada penurunan investasi kita akan mendapat keuntungan dari pembelian unit yang menjadi lebih banyak.

    3. Dari sisi Fleksibelitas

    Karena kombinasi Investasi dan Proteksi yang unik membuat produk ini menjadi sangat fleksibel, bayangkan kita bisa melakukan banyak hal hanya dengan satu program ini, yaitu :

    1. Bisa buat Perencanaan Pendidikan Anak
    2. Bisa buat Perencanaan Hari Tua
    3. Perlindungan Penyakit Kritis dan Kesehatan
    4. Protection Income
    5. Perencanaan Haji

    Selain itu dengan fasilitas cuti preminya, produk ini bisa dibuat berhenti kapan saja dan menjalankannya kapan juga. Selain itu premi, Uang Pertanggungan, dan masa bayar, dapat dirubah kapan pun, sementara produk tambahannya (rider) bisa ditambahkan dan dikurangi kapan pun.

    Hal diatas membuat asuransi ini menjadi sangat fleksibel dan menarik.

    Sementara kekurangan program Unit Link adalah :

    Karena banyaknya biaya pada awal-awal polis berjalan maka program ini hanya bagus dibeli buat jangka panjang. Sehingga kalau ada agent yang menawarkan untuk investasi jangka menengah bahkan pendek kita harus waspada, karena kemungkinan akan terjadi missselling.

    Proteksi Unit Link ini juga semakin efektif kalau dibeli untuk jangka panjang, karena semakin panjang jangka waktunya maka resikonya akan semakin tinggi. Jadi kalau kita gunakan buat jangka pendek memang produk ini menjadi tidak efektif.

    Nah, sekarang teman-teman tinggal menganalisa nih, lebih suka beli produk yang praktis atau yang sedikit repot, dengan menggabungkan unsur Investasi dan proteksi membuat produk unit link ini menjadi sangat praktis dibanding kita membeli produk terpisah-pisah. Seperti kita membeli Shampo, lebih suka yang udah 3 in 1 atau yang terpisah-pisah. Tentunya masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, jadi sebaiknya para pro dan kontra tidak usah lah buat saling menjatuhkan satu sama lain. Karena tetap saja sebuah produk sangat berkaitan dengan karakter pembelinya. Selamat belajar.

    Penulis : Dito, profil bisa dilihat di SINI.

    Mau tahu ilustrasi unit link, silahkan pilih dan isi data di SINI.

    Asuransi Adalah Gaya Hidup

    Asuransi Adalah Gaya Hidup

    Asuransi adalah Gaya Hidup

    Gambar : FWD Life

    Setiap manusia sangat ingin bisa mempertahankan gaya hidupnya. Dengan berbagai cara, mereka mencoba mempertahankannya. Gaya hidup yang biasanya di pertahankan adalah berkaitan dengan Gaya Kuliner, Pendidikan, tempat berlibur, Cara Berpakaian dan lain-lain. Dengan berbagai cara orang mempertahankan gaya hidup ini. Nah dibawah ini akan bercerita bagaimana Asuransi adalah gaya hidup.

    Salah satu cara mempertahankan penghasilan adalah dengan Penghasilan. Oleh sebab itulah kita bekerja keras untuk mempertahankan penghasilan itu. Semakin besar Penghasilan kita maka akan semakin tinggi Gaya Hidup kita, walaupun kadang gaya hidup orang yang berlebihan tidak selalu menyolok, ini juga tergantung dari karakter masing-masing orang. Misalnya, ada orang yang punya penghasilan sangat besar tetapi dia terlihat hidupnya sangat sederhana. Ketika ditanya kenapa ? dia menjawab bahwa yang sangat iya perhatikan adalah kehidupan dihari tua, karena dia nggak mau hari tuanya akan sulit. Artinya gaya hidup yang diperhatikan adalah hari tuanya. Jadi setiap orang memiliki cara mempertahankan gaya hidup dan setiap orang memiliki fokus yang berbeda-beda.

    Seandainya seseorang dengan terpaksa karena sesuatu hal penghasilannya harus turun 10%, bisa karena perusahaan keadaan sulit atau kondisi usaha yg lagi turun. Apakah seseorang masih bisa mempertahankan gaya hidupnya ?? Ternyata dengan mengatur sedemikian rupa dan mungkin dengan menurunkan sedikit gaya hidup, kita masih bisa melanjutkan hidup kita.

    Nah sekarang bagaimana kalau yg hilang 90% dari seluruh income kita? Apakah kita masih bisa melanjutkan hidup kita? Coba bayangkan kalau hampir seluruh income kita hampir semuanya hilang, tentunya sangat sulit buat kita bisa melanjutkan gaya hidup kita sebelumnya, berarti gaya hidup kita dan keluarga akan sangat jatuh, karena hilangnya Penghasilan kita.

    Salah satu penyebab penghasilan kita hilang adalah PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), tetapi ketika masih dalam keadaan sehat tentunya kita akan bisa mencari pekerjaan baru. Bagaimana kalau hilangnya penghasilan karena hal-hal seperti ini :

    1. Sakit
    2. Kecelakaan
    3. Cacat
    4. Meninggal
    5. Tua

    Akan sangat sulit kita mempertahankan penghasilan kita, malah mungkin akan hilang selamanya penghasilan kita. Tentunya dalam keadaan ini harus ada penopang kehidupan keluarga dan biaya pengobatan kiat.

    Adakah keluarga kita yang akan menggantikan penghasilan kita? Adakah teman yang sangat dekat akan membantu menggantikan penghasilan kita juga? Tentunya tidak ada satupun yang dapat menopang itu semua.

    Coba lihat ilustrasi dibawah ini :

    Sandainya kita punya penghasilan 10 juta perbulan, berarti kalau pergi selama 3 bulan mangkanya kita harus menganggarkan 30 jt, kalau kita pergi 10 bulan maka kita akan meninggalkan 100 jt. Pertanyannya berapa besar kita harus tinggalkan uang kalau kita pergi selamanya?

    Seandainya kita memberikan waktu kepada keluarga untuk bisa mendapatkan income pengganti paling lama 10 tahun, berarti kita harus siapkan uang sebesar 10 juta x 12 x 10 tahun yaitu 1,2 Mini harus disiapkan dari sekarang, karena resiko tidak pernah tahu kapan datangnya.

    Sekarang bagaimana cara termudah dan tercepat untuk mendapatkan 1,2 M, ada beberapa pilihan, yaitu :

    1. Aset, jadi begitu terjadi resiko, keluarga menjual semua aset-aset untuk meneruskan kehidupannya. Tentunya ini akan sulit dan mahal, malah proses menjualnya juga tidak mudah. Lagi pula belum tentu kita sudah memiliki aset sebesar itu.
    2. Pinjaman, banyak fasilitas pinjaman seperti KTA, Kartu kredit dan lain-lain. Atau ke keluarga, teman dan lain-lain.
    3. Asuransi, hanya dengan biaya 305 ribu perbulan (Cost of Insurance usia 35 tahun), sudah menyiapkan dana 1,2 M apabila tertanggung utama meninggal dunia.

    Kita tinggal pilih, biaya mana yang paling murah dan mudah. Tentunya dengan asuransi dana akan tersedia dengan murah dan mudah.

    Jadi kita bisa melihat, bagaimana Asuransi menjaga GAYA HIDUP. Karena asuransi menjaga Gaya Hidup maka asuransi adalah Gaya Hidup. Karena dengan Asuransi maka banyak hal yang bisa terbantu.

    Nah sekarang, kalau kehilangan penghasilan 10% nggak masalah, bagaimana kalau 10% dari penghasilan kita disisihkan ke produk Bebas Ikhtiar, dimana 10% nggak hilang tetapi penghasilan kita 100% terlindungi. Sebuah program Unit Link yang cukup unik. Yang membuat Asuransi adalah gaya hidup. Dito

    Kata Menabung pada Produk Investasi

    Kata Menabung pada Produk Investasi

    Sebelum kita bahas lebih jauh, kita coba difinisikan dulu apa makna dari kata Menabung. Kalau menurut Wikipedia, Menabung adalah tindakan menyimpan uang untuk masa yang akan datang. Bahkan dibebarapa artikel diperjelas dengan kata-kata menabung di Bank, Celengan dan lain-lain. Nah sekarang bagaimana pendapat teman-teman mengenai istilah ini ?

    Kalau kita bicara asumsi yang ditangkap oleh sebagian besar masyarakat kita adalah, menabung itu akan membuat jumlah uang akan bertambah tanpa ada istilah berkurang. Di beberapa negara bisa berbeda lagi pandangannya, karena seperti di negeri Jepang yang cenderung terjadi deflasi, maka taro uang di Bank tidak akan bertambah malah mungkin berkurang termakan biaya bulanan. Tetapi tetap saja asumsi yang didapat dengan menabung adalah tidak ada potensi kerugian kecuali tempat penyimpanannya rusak atau hilang. Misalnya kalau Bank bangkrut, kemungkinan ini pun sudah diatasi dengan adanya Lembaga Penjamin Simpanan. Kalau menabung di celengan resikonya adalah kehilangan karena pencurian.

    Sementara apa itu Investasi, banyak sekali arti Investasi, tetapi saya suka menggunakan pendapat dari pakar ekonomi Kammarudin Ahmad, yaitu menempatkan uang / dana dengan harapan untuk memperoleh tambahan atau keuntungan tertentu atas uang / dana tersebut.

    Kita bisa melihat bahwa definisi antara MENABUNG dan INVESTASI, sangat jauh berbeda. Dimana pada MENABUNG tidak dikenal resiko hilangnya uang karena menyimpan, sementara dalam INVESTASI karena memiliki harapan mendapat Imbal hasil yang lebih baik, ini membuat ada unsur biaya dan resiko yang menyebabkan dana kita bisa berkurang dari pokok yang ada. Resiko yang terjadi adalah adanya potensi naik dan turunnya harga per unit, karena investasi ini dihitung dalam unit. Sebagai gambaran unit ini seperti harga tanah permeter. Harga tanah per meter bisa naik dan turun, tetapi jumlah meternya tetap, jumlah luas berkurang kalau dijual atau terkena pelebaran jalan. Sementara jumlah unit di Reksadana dan Unit Link akan berkurang kalau ada withdrawal atau biaya yang di ambil. Sementara harga Unit kalau naik berarti ada potensi untung dan kalau turun akan ada potensi rugi.

    Karena ada unsur resiko dan imbal hasil lebih baik, oleh sebab itu investasi semakin panjang akan semakin kecil resikonya dan semakin pendek akan semakin spekulatif hasilnya. Sementara tabungan lebih cocok buat kebutuhan jangka pendek yang biasanya di bawah dua tahun.

    Ada dua produk di Industri keuangan yang seringkali dicoba dijual dengan kata-kata menabung oleh beberapa agen penjualnya. Yang pertama adalah Reksadana dan yang kedua adalah Unit Link. Pada dasarnya produk ini hampir sama cara kerjanya, hanya yang satu adalah produk murni buatan Fund Manager sementara Unit Link adalah produk merger antara perusahaan asuransi dengan Fund manager. Produk Unit Link karena ada unsur asuransinya, oleh sebab itu ada beberapa biaya yang dikenakan disini seperti Biaya Akuisisi, Biaya Administrasi, Biaya Asuransi dan Biaya Rider.

    Khusus buat Unit Link karena banyak sekali biaya yang di kenakan pada awal-awal mulainya berinvestasi, oleh sebab itu sangat riskan seandainya mengejar keuntungan hanya dalam waktu 5 tahun saja. Bayangkan saya tahun pertama misalnya kena biaya akuisisi 60%, berarti kalau uang kita 10 jt tinggal 4 juta yang masuk investasi, kalau kita hitung dalam 5 tahun saja, seandainya kita dapat keuntungan 20% per tahun dan bunga berbunga, dalam 5 tahun saja hanya mencapai 8 jt rupiah saja. Coba deh hitung premi selanjutnya. Kondisi ini apakah layak dikatakan sebagai sebuah tabungan? Silahkan anda menilai sendiri.

    Oleh sebab itu produk unit link sangat cocok buat digunakan secara jangka panjang yaitu di atas 10 tahun, karena resiko-resiko hidup menjadi sangat besar dalam jangka panjang (Kematian, Sakit, Cacat dan lain-lain)dan biaya akuisisi di awal sudah tertutup oleh pertumbuhan jangka panjang.

    Kata-kata menabung memang mudah buat meyakinkan calon nasabah kita, tetapi mereka mau karena mereka berpikir uangnya selalu ada kapan saja, karena pemahaman menabung mereka sama agent tidak sama.

    Jadi teman-teman, cobalah lebih bijak dalam menawarkan sebuah produk. Ketika terjadi kerugian, bukan berarti karena produknya jelek, tetapi lebih banyak karena salah penempatan dan ketidak mengertian kita atas penggunaan sebuah produk, seperti Gunting kuku kan bukan buat gunting rumput.

    Mudah-mudahan artikel ini dapat bermanfaat. Dito

    Resiko Pemusik Yang Tidak Terjaga

    Resiko Pemusik

    Djarumcoklat.com

    Pemusik sekarang menjadi target dari banyak anak muda dalam meraih ke populeran. Ini terbukti dengan banyaknya acara-acara pencarian bakat yang selalu dipenuhi anak muda. Sepertinya semua resiko tidak ada artinya apabila dibandingkan dengan hasil yang akan bisa didapatkan secara financial. Resiko Pemusik ini dapat merubah segala-galanya dalam sekejap.

    Disini saya akan membahas beberapa resiko yang mungkin terjadi pada seseorang musisi, tetapi saya tidak membahas kejadian yang diakibatkan musisi itu berbuat melanggar hukum.

    Resiko pertama yang mungkin terjadi adalah faktor Kesehatan. Bayangkan seorang musisi, ketika berlatih seringkali memakan waktu yang sangat panjang, bahkan sampai bergadang dan seringkali dikelilingi asap rokok. Belum lagi banyak panggilan manggung yang bisa menghabiskan waktu hingga larut malam bahkan seringkali sampai pagi. Tentunya hal ini membuat daya tahan tubuh lama-lama melemah. Tentunya ini meningkatkan resiko datangnya penyakit. Dan bayangkan kalau resiko ini datang, berapa banyak peluang yang akan hilang dan tentunya akan menghabiskan banyak biaya. Lihat bagaimana Julia Perez menghabiskan begitu banyak uang buat pengobatannya. Ini adalah  resiko pemusik yang pertama.

    Resiko kedua, Pada saat berada di atas panggung, coba lihat Lee Harvey yang tewas karena tersengat listrik ketika manggung dalam keadaan cuaca buruk, dia nggak sadar bahwa micnya terendam air. Irma Bule yang kerap membawa ular kobra ke atas panggung akhirnya menemui maut saat menginjak buntut ular yang dibawanya. Ularpun langsung mematuk Irma. Menolak untuk diberi penawar racun, ia pun meninggal setelah tampil. Inget nggak Katon Bagaskara diberitakan mengalami musibah terjatuh dari panggung konser Reuni Persahabatan 8 Bintang di Lapangan D, Senayan. Ty Longley meninggal ketika bermain live bersama bandnya, Great White. Klub malam tempat mereka main terbakar, ia berniat menyelamatkan gitarnya namun tak selamat. Dan masih banyak lagi. Bayangkan resiko ini terus membayangi di atas panggung dimanapun.

    Resiko Ketiga, serangan dari para fans fanatik. Yang namanya fans kadang-kadang nggak bisa ditebak kemauannya, inget nggak bagaimana peristiwa John Lennon yang dibunuh penggemarnya. Tahu Justin Bieber kan dia juga pernah pengalami penyerangan di atas panggung dalam satu satu konser tour-nya di Dubai, Bieber sudah berada di penghujung acara ketika seorang fan pria berhasil menerobos keamanan, naik ke panggung dan “menyeruduk” Bieber tiba-tiba. “Pelukan buas” itu memang tidak melukai Bieber, namun mereka harus merelakan salah satu properti konser hancur karena insiden tersebut. Grand piano Bieber rusak tanpa disengaja saat security berusaha mengamankan penggemar yang tak terkontrol itu. Serangan ini bahkan dari hanya merusak properti sampai harus kehilangan nyawa. Bahkan di beberapa kejadian malah menjurus ke huru hara.

    Resiko Keempat, Baru-baru ini kita dikejutkan dengan bunuh dirinya beberapa artis. Beberapa malah sedang dalam puncak ketenaran. Lihat baru-baru ini kita dikejutkan dengan bunuh dirinya Chris Cornell. Ada banyak lagi artis yang melakukan ini seperti Chester Bennington, lihat berita INI. Apabila terjadi hal seperti ini, berapa banyak potensial income yang hilang dan tentunya keluarga akan sangat terganggu, belum lagi dengan begitu banyak yang bergantung dengan musisi ini.

    Resiko Kelima, kehilangan popularitas, bayak sekali musisi yang alami masa ketenaran tapi hilang dengan cepat. Sehingga seolah-olah sia-sia semua yang sudah diraihnya. misalnya Karir musisi senior Dione Warwick dipenuhi dengan prestasi yang cemerlang. Berbagai hits dan lima piala Grammy berhasil ditorehkannya selama 50 tahun berkarir di industri musik. Akan tetapi pada tahun 2013, penyanyi berusia 74 tahun ini pun melaporkan dirinya bangkrut secara hukum karena kesalahan dalam mengatur keuangan. Pemberitaan mengenai kebangkrutan Dione Warwick ini pun meluas. Ia bahkan dikabarkan hanya memiliki kekayaan sebesar US$ 1.000. Dan banyak lagi artis yang jatuh miskin karena kurangnya perencanaan.

    Bayangkan, ini semua resiko pemusik, jika itu tanpa perlindungan yang memadai, tentunya akan banyak menghabiskan uang yang telah susah payah diraihnya. Yang harus kita pikirkan adalah berapa besar nilai ekonomi yang hilang apabila kondisi ini terjadi, karena apabila jiwa yang hilang maka sudah tidak mungkin bisa diganti, yang bisa diganti hanya dampak ekonominya. Solusi Asuransi Hidup adalah solusi terbaik untuk menjaga resiko pemusik yang mungkin bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Kelebihan dari asuransi hidup ini adalah :

    1. Bukan hanya produk dasar, tetapi produk tambahan (Rawat Inap RS, Asuransi Kecelakaan, Penyakit Kritis dll) melindungi bunuh diri atau percobaan bunuh diri yang gagal.
    2. Melindungi dari Huru hara.
    3. Melindungi Pilot/Penumpang pesawat non schedule flight.
    4. Melindungi awak kapal.
    5. Melindungi dari hobi-hobi resiko tinggi seperti terjun payung, diving, balap mobil dll
    6. Melindungi pekerjaan-pekerjaan keamanan sepert Satpam, Polisi, Tentara dan lain lain.
    7. Memiliki sedikit pengecualian (Less Exclusion)

    Kelebihan ini tidak ditemukan di asuransi manapun didunia secara lengkap seperti ini, karena ini adalah kebijakan FWD Life untuk seluruh perusahaannya di dunia. Kalau mau tahu program-programnya silahkan klik di SINI.