Asuransi Hidup

Asuransi Hidup

Mungkin kata-kata Asuransi Hidup ini sangatlah asing bagi kita, karena kalau kita melihat semua perusahaan Life Insurance di Indonesia semua mengatakan mereka adalah Asuransi Jiwa. Perbedaan ini menunjukkan perusahaan ini memiliki sesuatu yang lain dari yang lain.

Asuransi Hidup adalah sebuah asuransi yang manfaatnya buat kehidupan atau buat orang-orang yang masih hidup. Produk dasar dari produk ini seperti Asuransi Seumur Hidup, karena memproteksi sampai usia 80 tahun sd 100 tahun. Jadi asuransi ini menjadi sebuah Asuransi Lingkungan Hidup buat keluarga yang kita sayangi.

Dari lebih 50 perusahaan Asuransi di Indonesia Hanya satu perusahaan yang menggunakan kata-kata Asuransi Hidup yaitu FWD Life IndonesiaSebuah perusahan yang mengedepankan teknologi dalam operasionalnya, sehingga bisa dikatakan ini adala perusahaan DIGITAL.

Pertanyaan pertama tentunya kepanjangan dari apa FWD itu ? Jawabannya FWD adalah sebuah nama bukanlah sebuah singkatan. Memang ini cukup aneh tapi menjadi sebuah keunikan tersendiri untuk perusahaan ini. Coba kita lihat motto perusahaan ini :

Kami Ingin Merubah Cara Pandang Masyarakat Tentang Asuransi dengan menjalankan nilai-nilai perusahaan :

  1. Kita Berani BEDA (We Dare to be Different)
  2. Kita Bertindak BENAR (We Do the Right Thing)
  3. Kita Bekerja dengan PASSION (We Perform with Passion)
  4. Kita Sukses BERSAMA (We Succed Together)

Moto dan Visi yang sangat berbeda ini membuat pertumbuhan perusahaan ini sangat luar biasa, bisa dilihat pada video di atas.

Kelebihan yang dimiliki oleh FWD adalah mempunyai Pengecualian pada produk-produk rider yang sangat sedikit, sehingga bisa melindungi Hobi Ekstrem dan Pekerjaan-pekerjaan resiko tinggi yang biasanya di tolak oleh perusahaan asuransi lain. Selain itu karena di sini satu Polis bisa buat perlindungan sampai 10 anggota keluarga, maka premi asuransi FWD menjadi sangat murah. Selain itu FWD Life menyediakan juga polis Digital, sehingga nggak diperlukan lagi polis dalam klaim-klaimnya.

Perusahaan ini menyediakan service 24/7 di +62 1500 391, sehingga membuat layanannya menjadi cepat, selain itu proses klaim dapat diproses mulai berkas di email ke perusahaan tanpa menunggu berkas asli, sebuah kemudahan yang luar biasa.

Mau tahu produk-produk dari Asuransi Hidup, klik aja ya di SINI.

Memilih Waktu Yang Tepat Beli Asuransi

Memilih Waktu Yang Tepat Beli Asuransi

Harian Bogor

Ada seorang teman bertanya, kapan waktu yang tepat untuk membeli asuransi jiwa? Pertanyaan yang mengelitik dan mendorong kita buat menganalisa. Kita mungkin lebih enak melihat dari sisi alasan-alasan menolaknya. Dengan mengetahui alasan-alasannya, maka kita akan tahu bagaimana solusinya.

Begitu banyak alasan yang bisa kita buat, membuat kita menjadi lengah dan tidak terlindungi sama sekali, begitu masalah datang baru kita menyadari, tetapi semuanya sudah terlambat.

Pada saat usia Kuliah
Nggak mungkin lah saya membeli asuransi, karena belum memiliki penghasilan, bagaimana saya membayarnya. Lagian kan saya masih mudah dan sehat, kecil lah kemungkinan saya akan sakit.

Pada saat awal bekerja
Saya kan baru mulai bekerja, nggak mungkin lah bisa menyisihkan uang saya buat beli asuransi, buat hidup aja masih kurang. Lagi pula ini kan saatnya saya menikmati penghasilan awal saya.

Pada saat baru menikah
Saya kan baru menikah dan menghabiskan biaya banyak, maka inilah saatnya saya harus mengembalikan modal saya. Dan saya kan harus membeli rumah buat tempat tinggal jadi fokus saya belum buat asuransi.

Pada saat punya anak
Tahu nggak, ternyata biaya susu sangat mahal, uang saya habis buat beli susu, bagaimana bisa beli asuransi.

Pada saat anak beranjak dewasa
Biaya sekolah ternyata naik luarbiasa, habis uang saya buat bayar. Nggak sangguplah saya beli asuransi.

Pada saat Masa Persiapan Pensiun
Bagaimana saya bisa beli asuransi, sementara sebentar lagi saya pensiun, mau bayar pake apa.

Setelah Pensiun
Saya sekarang tidak bekerja, bagaimana saya bisa beli asuransi. Lagi pula asuransi pasti sangat mahal buat orang sesusia saya, kenapa nggak tawarin yang muda-muda aja.

Begitu banyak alasan untuk tidak beli asuransi, sebuah masalah yang sangat klasik. Tetapi, begitu terjadi sakit berat dan membutuhkan uang banyak, biasanya jawaban semua sama, DUH … KENAPA SAYA NGGAK BELI ASURANSI …

Jadi teman-teman, belilah asuransi disaat kita belum butuh, karena asuransi tidak dapat dibeli lagi setelah kita memiliki KEBUTUHAN. Dari pada bingung bingung, klik aja di SINI

Jangan beli asuransi …

Jangan beli asuransi …

Begitu banyak perusahaan asuransi sekarang, dan membuat begitu banyak pula agen asuransi yang bertebaran. Tetapi, tetap saja ada orang yang berpikir tidak perlu memiliki asuransi. Banyak hal yang dijadikan alasan bahwa asuransi itu tidak perlu.

Memang asuransi adalah suatu program yang unik, sehingga sering menjadi bahan kontroversi di Indonesia. Bayangkan, hanya dengan menyerahkan sejumlah uang yang kecil, tahu-tahu kita mendapat uang besar saat terjadi resiko, dari mana uang itu datang? Inilah yang sering jadi perdebatan, terutama apabila dikaitkan dengan agama.

Di Indonesia saat ini ada 2 jenis Asuransi, Konvensional dan Syariah. Cara kerjanya sebetulnya sama yang membedakan adalah prosesnya, dimana kalau Konvensional dana nasabah adalah milik perusahaan asuransi dan itu dikelola oleh perusahaan asuransi, jadi prosesnya disebut transfer resiko. Sementara kalau asuransi syariah, dana nasabah ada di luar Perusahaan Asuransi, dimana perusahaan asuransi dibayar untuk mengelolanya mangkanya prosesnya disebut gotong royong.

Sekarang, kita coba pelajari, apakah Asuransi Perlu atau tidak. Ada beberapa resiko yang mungkin terjadi dihadapan kita, seperti Sakit, Mencadi Cacat, Kecelakaan, Meninggal Dunia dan Tua. Mari kita lihat satu-satu, apakah yang dibutuhkan pada masing-masing kejadian itu.

Sakit
Adalah kondisi yang mendadak dan seringkali tidak bisa diperkirakan. Jaman sekarang begitu banyak penyakit yang bertebaran dan seringkali kita tidak mengetahuinya. Rumah sakit dan Dokter mungkin bisa kita cari, tetapi yang jadi masalah adalah bisakah kita membayarnya. Mungkin dengan sakit-sakit kecil seperti demam berdarah, thypus dan lain-lain, kita masih bisa membiayainya walaupun tentunya bisa menggangu cash flow kita, bagaimana apabila kejadiannya adalah harus pasang RING Jantung, By Pass Jantung atau Kemoterapi ?

Jadi masalah utama dari sakit ini adalah adalah bagaimana menyediakan BIAYA PENGOBATAN.

Kecelakaan
Kecelakaan adalah suatu kondisi tiba-tiba dan datangnya dari luar. Dampaknya bisa beragam, bisa masuk RS, bisa menjadi cacat bahkan kematian. Karena kejadiannya sangat mendadak, dan biaya yang dibutuhkan sangat besar, hal ini bisa mengganggu Cash Flow kita sangat berat.  Kembali masalahnya adalah menyediakan BIAYA PENGOBATAN dan BIAYA PENGGANTI INCOME buat yang kita tinggalkan apabila meninggal dunia atau menjadi cacat.

Cacat
Menjadi cacat bisa karena dua hal, karena kecelakaan atau karena sakit. Jadi jelas kondisi ini yang dibutuhkan adalah BIAYA PENGOBATAN dan BIAYA PENGGANTI INCOME.

Meninggal
Kondisi ini adalah sebuah kondisi yang juga nggak bisa di perkirakan. Memang kita sudah tidak membutuhkan apa-apa lagi, hanya doa dan amal-amal kita dulu yang bisa menyelamatkan kita. Tetapi buat yang kita tinggal, tentunya sangat membutuhkan biaya yang besar, karena kehilangan mesin pencari uang keluarga. Jadi disini yang paling dibutuhkan adalah BIAYA PENGGANTI INCOME.

Tua
Ini adalah masa-masa pengeluaran, sering kali kita pada usia ini tidak memiliki penghasilan, dan hidup kita bergantung kepada anak-anak kita. Tetapi kondisi ini pun tidak bisa ditebak diawal-awal kita merencanakannya. Jadi jalan yang terbaik adalah mulailah mempersiapkan dana yang besar buat hari tua kita.

Kita lihat dari semua kondisi resiko kehidupan, semua membutuhkan BIAYA. Dan Asuransi adalah salah satu cara yang MURAH dan MUDAH untuk mempersiapkannya.

Solusi Kebutuhan Uang di Masa Depan

Solusi Kebutuhan Uang di Masa Depan

Uang memang bukan segala-galanya, tetapi segala-galanya butuh uang. Untuk makan, pakaian, tempat tinggal, kendaraan, kebutuhan rumah tangga dan lain-lain semua membutuhkan uang

Masa akan datang pun uang tentunya masih dibutuhkan.

Secara garis besar, keutuhan uang di masa yang akan datang bisa dikelompokkan menjadi dua macam.

  1. Kebutuhan uang untuk kejadian yang waktunya bisa diketahui. Contoh: kelahiran anak, pendidikan anak (jika anak belum sekolah), liburan, perjalanan ibadah, dan pensiun.
  2. Kebutuhan uang untuk kejadian yang waktunya tidak bisa diketahui. Contoh: sakit rawat inap, sakit kritis, cacat tetap, dan meninggal dunia.

Kebutuhan di atas memiliki cara yang berbeda untuk memenuhinya. Untuk kebutuhan pertama caranya adalah dengan menabung atau ber-investasi. Sementara untuk kebutuhan kedua solusinya hanyalah dengan asuransi.

Perbedaan keduanya adalah, kalau menabung/investasi membutuhkan waktu untuk menjadi besar. Sedangkan asuransi masih

Perbedaan antara menabung/investasi dengan asuransi adalah menabung/investasi butuh waktu untuk menjadi besar, sedangkan asuransi relatif tidak butuh waktu.

Dengan berinvestasi 1 juta per bulan, dalam satu tahun uang kita akan menjadi kira-kira 12 juta, jadi untuk menjadi 1 miliar dibutuhkan waktu 80 tahun.

Tapi lain halnya dengan asuransi. Jika anda mengajukan polis asuransi jiwa senilai 1 miliar dengan premi misalnya 1 juta per bulan, maka begitu pengajuan polis disetujui, hari itu juga uang 1 miliar sudah tersedia. Jika, maaf, anda meninggal keesokan harinya, uang 1 miliar berhak diterima ahli waris anda. Untuk jenis asuransi lain ada yang dikenakan masa tunggu, misalnya 3 bulan pada asuransi penyakit kritis, atau 12 bulan untuk penyakit tertentu pada produk asuransi kesehatan rawat inap. Tapi tetap saja, dibandingkan menabung sendiri, masa tunggu ini jauh lebih singkat.

Itulah sebabnya asuransi cocok untuk mengantisipasi kebutuhan dari kejadian yang waktunya tidak bisa diketahui. Sebab jika hanya mengandalkan tabungan, bagaimana jika musibah terjadi saat tabungan belum mencukupi? Tentu akan timbul masalah keuangan. Bahkan jika pun tabungan mencukupi, biasanya orang tidak rela jika hasil kerja bertahun-tahun habis begitu saja diserahkan ke dokter dan rumah sakit.

 

Untuk konsultasi GRATIS, silahkan hubungi saya :

Hikmat Ismiandito (Financial Wealth Director)

HP/WA: 08161963144 | Email: saya@hikmatismiandito.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Profil : http://bangdito.com/profil